Beranda Peristiwa Dalam Sehari Tiga Peristiwa Kebakaran Terjadi di Pandeglang

Dalam Sehari Tiga Peristiwa Kebakaran Terjadi di Pandeglang

Petugas BPBD Pandeglang sedang berusaha memadamkan api di Kampung Pabuaran, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung Kabupaten Pandeglang

PANDEGLANG – Dalam waktu satu hari tiga peristiwa kebakaran terjadi di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang. Alhasil, dua rumah dan satu kandang ayam rata dengan tanah dan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Tiga peristiwa kebakaran itu terjadi di Kampung Kadutoke RT 02 RW 15, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kampung Rumingkang RT 05 RW 01, Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk dan di Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.

Kebakaran yang pertama terjadi di Kampung Kadutoke RT 02 RW 15, Kelurahan Pandeglang sekitar pukul 07.00 WIB, api diduga berasal dari korsleting listik di salah satu kamar lalu merembat ke atap rumah dan langsung menyebar dengan cepat ke bagian rumah.

Peristiwa kebakaran yang kedua terjadi di Kampung Rumingkang, Kecamatan Cimanuk sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga api berasal dari tungku pembakaran yang berada di dalam kandang yang merambat ke bagian atap kandang.

Dan kebakaran yang ketiga terjadi di Kampung Pabuaran, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung sekitar pukul 13.00 WIB. Diduga api berasal dari kompor gas yang digunakan oleh pemilik rumah.

Ketua RT 04 Kampung Pabuaran, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Muhaemin mengatakan bahwa api pertama kali diketahui oleh sang pemilik rumah.

“Ya, kebakaran akibat gas meledak pas mau masak. Hangus semua rumahnya. Yang terbakar alat-alat rumah tangga kayak pakaian sama tempat tidur, ada kitabnya juga yang kebakar. Tapi Alhamdulillah enggak ada korban, pemilik rumahnya doang dibawa ke puskesmas karena mengalami luka ringan,” jelas Muhaemin, Selasa (30/3/2021).

Terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Pandeglang, Emil Salim membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Kata dia, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta tapi tidak ada korban jiwa pada kejadian itu.

“Korban alhamdulillah tidak ada. Saat ini kami sedang mendata dan akan mengupayakan bantuan untuk para korban,” tutupnya.

(Med/Red)