Beranda Opini Cara Cepat Mengajarkan Anak Membaca

Cara Cepat Mengajarkan Anak Membaca

457
0
Ilustrasi - foto istimewa Heta News

Oleh : Riska Utami, Mahasiswi Sastra Indonesia Universitas Pamulang

Di masa pandemi ini, hampir seluruh sekolah di tutup dan menerapkan sistem daring (dalam jaringan). Sistem daring dilakukan dari berbagai tingkatan mulai dari Sd, SMP, SMA sampai ke perguruan tinggi. Tidak ada lagi aktivitas yang di lakukan di kelas. Ini upaya untuk meminimalisir Covid-19 selain dengan membatasi perjumpaan manusia dalam jumlah banyak.

Pemindahan belajar mengajar dari sekolah ke rumah, mau tak mau peran orang tua cukup menentukan, karena menjadi guru dadakan. Artinya orangtua menjadi garda terdepan membimbing anak dalam proses belajar selama pandemi. Tidak mengherankan orang tua menemui banyak kendala dalam pelaksanaannya.



Dari tidak memiliki smarphone hingga tidak ada uang membeli kouta internet. Bahkan banyak orang tua yang mengeluh juga karena mereka harus mendampingi anaknya dalam pembelajaran sistem daring. Bahkan lebih parah lagi, ada orang tua yang tidak menguasai penggunakan teknologi komunikasi. Ini tentunya akan menjadi hambatan besar dalam proses belajar mengajar secara daring.

Memang, tidak setiap orangtua memiliki kesiapan untuk menjadi pembimbing belajar dadakan ini. Belum lagi jika anaknya transisi dari TK ke SD. Yang tadinya anak di taman kanak – kanak belum terlalu lancar membaca tetapi pas masuk sekolah dasar mereka sudah dituntut untuk bisa membaca. Ini yang kadang membuat orang tua keteter mengajari anak.

Terkadang orang tua kalau melihat anaknya salah dalam belajar langsung dimarahain padahal dalam belajar salah itu wajar ya namanya juga masih belajar akibat orangtua yang kurang sabar dalam mendampingi anak belajar dapat menyebabkan percekcokan akhirnya anak menjadi kesal dan tidak mau belajar lagi.

Dalam hal ini saya ingin memberikan trik bagaimana cara mengajarkan anak-anak paud untuk lebih cepat lancar membaca. Sejatinya seorang anak cepat atau lambat pasti akan bisa dan lancar membaca. Hanya saja waktunya ada yang lebih cepat dan lebih lambat. Sebagai orang tua kita harus memiliki kesabaran yang ekstra dalam mengajarkan anak kita.

Seorang anak akan lebih sulit menerima pelajaran yang kita berikan ketika kita memberi tahu nya dengan suara keras dan kurangnya kesabaran. Oleh karena itu ketika mengajarkan anak kita harus memiliki kesabaran yang tak terbatas. Kemudian, waktu yang tempat untuk mengajarkan seorang anak juga menjadi peran penting dalam keberhasilan mengajarkan membaca. Carilah waktu yang tepat misalnya ketika anak sudah mandi dia akan merasa nyaman dan ketika anak sudah makan dan tentunya ketika anak sedang tidak mengantuk. Buatlah suasana belajar yang menyenangkan agar anak menjadi nyaman ketika belajar.

Yang terakhir adalah kuantitas waktu belajar. Dalam mengajarkan anak membaca belajar membaca kita tidak perlu mengajarkan anak dalam waktu lama. Dalam sehari kita cukup 15 menit saja. Banyak yang bertanya apakah tidak terlalu cepat belajar membaca hanya 15 menit saja? Seorang anak apabila terlalu lama belajar maka dia akan bosan dan bila dia sudah bosan dia susah berkonsentrasi dan akan sulit mencerna pelajaran yang kita kasih.

Tetapi hal ini harus di lakukan terus menerus artinya tidak mengapa waktu belajar sedikit yang terpenting dilakukan setiap hari sehingga anak akan ingat yang kita ajarkan dan tidak cepat lupa. Semakin sering kita mengajarkan anak maka anak pun semakin cepat menerima dan mengerti apa yang kita ajarkan. Oleh karena itu saya menyarankan agar setiap orang tua yang sedang berjuang mengajarkan anak belajar membaca harus menjalankan trik-trik diatas.

Semoga setelah trik diatas dijalankan anak kita akan cepat pintar. Jika belom terlihat hasil yang signifikan berarti kita harus memeriksakan perkembagan anak kita ke klinik tumbuh kembang untuk melihat apakah ada kendala medis pada anak kita sehingga sulit menerima pelajaran. Jika ada maka dapat diberikan terapi sesuai diagnosa. Demikian semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

(***)