Beranda Kesehatan Capaian CKG Banten Tembus 46,28 Persen, Pemprov Bidik Lebih dari Separuh Warga...

Capaian CKG Banten Tembus 46,28 Persen, Pemprov Bidik Lebih dari Separuh Warga Periksa Kesehatan

Warga memeriksa kesehatan pada kegiatan CKG di GSG Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Saepulloh/bantennews)

KAB. TANGERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menargetkan lebih dari separuh penduduk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) paling lambat akhir Oktober 2026. Target tersebut dicanangkan setelah capaian CKG di Banten mencapai 46,28 persen atau sekitar 5,96 juta warga.

Data hingga 19 Agustus 2026 itu telah melampaui target pemerintah pusat sebesar 46 persen atau sekitar 5.934.010 orang. Selanjutnya, Banten membidik capaian lebih tinggi dengan sasaran lebih dari separuh dari sekitar 13 juta penduduk menjalani pemeriksaan kesehatan gratis.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menyoroti capaian tersebut saat meninjau pelaksanaan CKG di GSG Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (20/8/2026).

Benjamin menyebut Banten mencatat capaian tertinggi secara nasional dalam pelaksanaan CKG yang mencakup pemeriksaan X-ray atau rontgen untuk mendeteksi tuberkulosis (TB), serta sejumlah pemeriksaan kesehatan lainnya.

“CKG dengan X-ray untuk deteksi TB, angkanya yang tertinggi se-Indonesia, menjadi contoh,” ujar Benjamin.

Menurutnya, kesadaran masyarakat Banten untuk menjalani pemeriksaan kesehatan mulai tumbuh. Warga juga dinilai semakin cepat memanfaatkan layanan ketika pemerintah membuka program CKG.

“Saya lihat masyarakat Banten mulai terbiasa dengan CKG, mereka sudah nggak kaget lagi. Bahkan, ketika ada CKG, mereka datang cepat-cepat,” katanya.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Pemprov Banten menjadikan CKG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Meski telah melampaui target pemerintah pusat, Andra menegaskan capaian tersebut bukanlah garis akhir. Pemprov Banten masih memiliki target untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program tersebut.

Menurut Andra, pemerintah kabupaten dan kota turut mendorong tingginya angka partisipasi CKG, termasuk Kabupaten Tangerang yang memiliki jumlah penduduk terbesar di Banten.

“Tapi kami masih punya target pribadi, target sendiri, bahwa kita ingin lebih dari separuh warga Banten itu mengikuti cek kesehatan gratis,” kata Andra.

Baca Juga :  Kasus Konfirmasi Covid-19 di Pandeglang Kembali Bertambah

Dengan jumlah penduduk sekitar 13 juta jiwa, Pemprov Banten menargetkan lebih dari 6,5 juta warga mengikuti program CKG.

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan pemerintah daerah menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan kesehatan sekitar 3,5 juta penduduk. Karena itu, Pemkab Tangerang mengalokasikan sekitar 24 persen APBD untuk mendukung berbagai program kesehatan.

“Karena penduduk kita besar, maka apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus mendapatkan respons yang cepat. Untuk kesehatan, kita bahkan mengalokasikan sekitar 24 persen APBD untuk mendukung berbagai program kesehatan,” ujarnya.

Pemkab Tangerang juga memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat melalui Posyandu. Layanan tersebut mencakup kesehatan balita dan lansia, pencegahan stunting, pemeriksaan kesehatan paru, hingga deteksi berbagai penyakit.

Maesyal menilai peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

“Semua harus sehat terlebih dahulu baru bisa beraktivitas. Kalau derajat kesehatan masyarakat meningkat, maka SDM kita juga semakin baik. SDM yang unggul akan mendukung terwujudnya daerah yang maju,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat tidak takut atau malu menjalani pemeriksaan kesehatan, terutama untuk mendeteksi tuberkulosis. Menurutnya, deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan berperan penting dalam memutus mata rantai penularan TB.

“Deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penularan TB. Masyarakat tidak usah malu dan takut memeriksakannya,” tandasnya.

Penulis: Saepulloh
Editor: Tb Moch. Ibnu Rushd