Beranda Pemerintahan Cadangan Beras Bulog Sub Divre Serang-Cilegon Capai 39 Ribu Ton, Lampaui Target...

Cadangan Beras Bulog Sub Divre Serang-Cilegon Capai 39 Ribu Ton, Lampaui Target Nasional

Petugas Bulog Sub Divres Serang-Cilegon mendata stok beras. (Istimewa)

SERANG – Perum Bulog Sub Divre Serang-Cilegon mencatat stok cadangan beras mencapai 39.810 ton atau sekitar 39,81 juta kilogram hingga pertengahan 2026. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan kantor pusat sekaligus menjadi capaian tertinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Perum Bulog Sub Divre Serang-Cilegon, Eko Nugroho, mengatakan realisasi stok telah mencapai 101 persen dari target yang diberikan kantor pusat hingga Juni 2026.

“Saat ini kami memiliki stok beras sebanyak 39.810 ton. Itu merupakan capaian tertinggi dibanding tahun lalu dan sudah mencapai 101 persen dari pagu yang diberikan kantor pusat,” kata Eko.

Ia memastikan, cadangan beras tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Serang Raya hingga akhir 2026. Menurutnya, stok yang tersedia juga cukup untuk menjaga stabilitas pasokan pangan.

“Stok yang ada saat ini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai akhir tahun,” ujarnya.

Selain menjaga stok, pihaknya terus mempercepat penyerapan gabah dan beras dari petani lokal. Memasuki musim panen pada Juni hingga Agustus, Bulog memfokuskan pembelian hasil panen dari Kabupaten Serang sebagai sentra produksi padi terbesar di wilayah kerjanya.

Eko menegaskan seluruh beras yang tersimpan di gudang Bulog Cabang Serang berasal dari hasil panen petani lokal. Bulog tidak memasukkan beras impor maupun pasokan dari luar daerah ke gudang di Serang.

“Saya pastikan di Cabang Serang tidak ada beras impor. Semua beras berasal dari petani lokal, baik dari Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon maupun wilayah sekitarnya,” tegasnya.

Menurut Eko, kepercayaan petani terhadap Bulog terus meningkat karena Bulog secara konsisten membeli hasil panen mereka. Saat ini Bulog menyerap sekitar 20 hingga 30 ton gabah per hari dan menargetkan peningkatan hingga 100 ton per hari.

Baca Juga :  KPK : Capaian Pencegahan Korupsi di Cilegon di Bawah Rata-rata Banten

“Harapan kami penyerapan bisa mencapai 100 ton per hari. Saat ini masih sekitar 20 sampai 30 ton, tetapi terus kami tingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan petani lokal,” katanya.

Untuk menjaga pasokan di tingkat konsumen, Bulog Cabang Serang juga rutin mendistribusikan beras ke sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Rau di Kota Serang, Pasar Ciruas di Kabupaten Serang, serta beberapa pasar di Kota Cilegon.

Distribusi tersebut bertujuan menjaga ketersediaan beras sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di wilayah Serang Raya.

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd