Beranda Sosial dan Budaya Bupati Lebak Apresiasi Kiprah KPJ Rangkasbitung

Bupati Lebak Apresiasi Kiprah KPJ Rangkasbitung

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. (Sandi/bantennews)

LEBAK– Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya menghadiri perayaan Milad Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Rangkasbitung ke-26. Acara ini dilaksanakan di Plaza Lebak, Senin (26/12/2022).

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi kiprah KPJ di Kabupaten Lebak yang telah konsisten selama 26 tahun melakukan pembinaan sosial kemasyarakatan, serta menjadi wadah bagi para penyanyi jalanan untuk mengembangkan diri secara positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi keluarga KPJ atas konsistensinya selama 26 tahun membina saudara-saudara kita, para anak-anak dan penyanyi jalanan melalui kegiatan yang bermanfaat dan menjelma menjadi madrasah kehidupan untuk teman-teman yang menghabiskan waktunya di jalanan sehingga dapat bermanfaat baik bagi dirinya maupun masyarakat,” kata Bupati.

Bupati pun menghimbau kepada segenap jajarannya dan tamu undangan yang hadir untuk mendukung dan mengapresiasi berbagai hasil karya KPJ dengan berkolaborasi dan menggunakan produk-produk KPJ dalam berbagai kegiatan sebagai upaya meningkatkan ekonomi lokal.

“Mari kita dukung hasil karya dari anak-anak KPJ,” imbuhnya

Sementara itu Koordinator KPJ Rangkasbitung, Ugas menjelaskan bahwa Milad KPJ ke-26 ini diisi dengan sejumlah kegiatan sosial. Dan melalui momentum ini dirinya berharap KPJ dapat selalu bisa membawa manfaat bagi masyarakat.

“Pada Milad kali ini, kami melakukan sejumlah kegiatan diantaranya renovasi rumah anggota KPJ, pembagian 26 bibit pohon, mengecat mushala, dan santunan anak yatim, serta lelang lukisan. Semoga kami bisa terus konsisten melakukan kegiatan yang bisa membawa manfaat bagi masyarakat,” ucap Ugas.

Acara Milad KPJ ini juga diharapkan dapat memberikan semangat dan inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Lebak melalui kebersamaan dan solidaritas yang terbangun antara Komunitas Penyanyi Jalanan dengan Pemerintah Kabupaten Lebak untuk mengembangkan potensi lokal yang ada. (San/Red)