Beranda Pemerintahan Bupati Ajak Masyarakat Pandeglang Tanamkan Semangat Berkurban

Bupati Ajak Masyarakat Pandeglang Tanamkan Semangat Berkurban

630
0
Bupati Pandeglang Irna Narulita saat usai Salat Idul Adha - foto istimewa istimewa Humas Pemkab Pandeglang

SERANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita mengajak masyarakat untuk menanamkan jiwa berkurban, dan juga mengimplementasikannya ke dalam semua hal dalam rangka meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Hal tersebut disampaikan Irna saat pelaksanaan Salat Idul Adha 1440 Hijriah di Mesjid Agung Ar Rahman Pandeglang, Minggu (11/8/2019).

Irna mengatakan, bagaimana setiap muslim harus selalu sering membaca kisah Nabi Ibrahim AS, yang dengan penuh ketakwaan dan keihklasan untuk menjalankan perintah menyembelih putranya sendiri yaitu Nabi Ismail AS.

“Tetapi kemudian Allah menggantikan Nabi Ismail AS dengan seekor kambing yang gemuk untuk disembelih, Allah hanya ingin menguji bagaimana keimanan seorang hambanya”, ungkapnya.

Kisah itu, lanjut irna, menunjukkan bagaimana seorang muslim harus lebih cinta dan lebih taat kepada Allah SWT dibandingkan dengan apapun juga bahkan jiwanya sendiri.

“Hal ini menunjukkan bahwa perintah Allah SWT adalah hal mutlak, yang harus diikuti dan di patuhi setiap muslim. Perintah menyembelih hewan kurban dapat diartikan bahwa kita harus menyembelih semua prilaku buruk kita, menyembelih kemalasan dan kekufuran kita,” terangnya dikutip dari Instagram Humas Pemkab Pandeglang.

Irna juga mengajak kepada seluruh jemaah Masjid Agung Ar-Rahman untuk sama-sama mendoakan masyarakat Indonesia umumnya dan Pandeglang khususnya yang sedang melaksanakan ibadah haji.

“Mari kita doakan seluruh orangtua dan saudara kita yang sedang di Baitullah, agar diberikan kesehatan, kemudahan, dan bisa kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur, Amiin,” ajaknya.

Sementara itu Khotib Salat Idul Adha KH Encep Muhamimin juga berwasiat untuk meneladani sifat Nabi Ismail AS sebagai salah satu hamba Allah SWT sebagai seorang anak yang soleh.

“Lihatlah bagiamana seorang anak (Nabi Ismail) begitu berbakti kepada orangtua dan Allah SWT, sehingga rela ketika dirinya diperintahkan Allah SWT untuk disembelih. Tengoklah anak-anak sekarang, apakah seperti itu, sepertinya ahlak dan moral semakin tidak baik. Untuk itu kami berharap agar pemerintah konsen dalam peningkatkan ahlak dan moral,” tambahnya.

(Red)