
SERANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat masyarakat Banten masih lebih banyak menghabiskan waktu berwisata ke luar provinsi dibandingkan jumlah wisatawan domestik yang datang ke Banten selama semester pertama 2026.
Berdasarkan data BPS, warga Banten melakukan 26,84 juta perjalanan wisata ke luar provinsi sepanjang Januari-Juni 2026. Sementara itu, wisatawan nusantara dari luar daerah yang berkunjung ke Banten hanya mencapai 18,01 juta perjalanan.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Banten, Adam Sofian, mengatakan arus wisata keluar Banten masih mendominasi dibandingkan wisatawan yang datang ke provinsi ini.
“Kalau kita lihat pola mobilitasnya, jumlah perjalanan masyarakat Banten ke luar provinsi memang masih lebih tinggi dibandingkan perjalanan wisatawan dari luar yang masuk ke Banten,” kata Adam, Kamis (6/8/2026).
Data tersebut menunjukkan Banten belum mampu menarik wisatawan domestik dalam jumlah lebih besar, meski memiliki beragam destinasi wisata bahari, alam, budaya, hingga religi.
BPS juga mencatat Kabupaten Tangerang menjadi daerah tujuan wisata paling ramai di Banten dengan kontribusi 22,18 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara.
Posisi berikutnya ditempati Kota Tangerang sebesar 18,91 persen, disusul Kabupaten Serang 14,91 persen, Tangerang Selatan 10,90 persen, dan Kota Serang 10,03 persen.
Sementara itu, Kabupaten Pandeglang menyumbang 9,45 persen dan Kabupaten Lebak 8,16 persen dari total kunjungan wisatawan nusantara ke Banten.
Dari sisi daerah asal pelancong, Tangerang Selatan menjadi wilayah dengan kontribusi perjalanan wisata keluar provinsi paling besar, yakni 31,24 persen. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Tangerang sebesar 28,95 persen dan Kota Tangerang 24,79 persen.
Menurut Adam, angka tersebut memperlihatkan masyarakat Banten masih lebih memilih menghabiskan waktu liburan ke daerah lain dibandingkan berwisata di dalam provinsi sendiri.
“Data ini menunjukkan mobilitas wisata masyarakat Banten ke luar provinsi masih lebih besar dibandingkan arus wisatawan yang masuk ke Banten,” ujarnya.
Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd