Beranda Pemerintahan BPKP Akan Evaluasi 3 Sektor Prioritas Pemprov Banten

BPKP Akan Evaluasi 3 Sektor Prioritas Pemprov Banten

Kepala BPKP Banten, Rusdy Sofyan bersama Gubernur Banten Andra Soni serta pejabat Pemprov Banten lainnya usai entry meeting evran di Gedung Negara Banten, Jumat (27/2/2026).

SERANG – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Banten akan melakukan evaluasi perencanaan dan penganggaran pada lima sektor prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Kelima sektor tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, dan ketahanan pangan. Evaluasi ini dilaksanakan serentak oleh BPKP di seluruh Indonesia sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

Kepala BPKP Banten, Rusdy Sofyan, mengatakan evaluasi bertujuan memberikan masukan terhadap pelaksanaan program agar lebih tepat sasaran.

“Nanti kami akan memberikan masukan jika ada yang kurang pas, misalnya dari sisi output atau outcome. Karena hal itu dapat memengaruhi potensi ketercapaian program. Ini untuk perbaikan, bukan audit, tetapi evaluasi,” ujar Rusdy usai entry meeting evaluasi di Gedung Negara Banten, Jumat (27/2/2026).

Ia menjelaskan, evaluasi akan dilakukan setelah BPKP menerima asersi atau klaim dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terkait detail program yang bersentuhan dengan lima sektor prioritas tersebut.

Selanjutnya, klaim dari OPD akan diuji kesesuaiannya dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Baru nanti kami uji apakah program kegiatan ini efektif dan efisien dalam mendukung tujuan RPJMD Pemprov Banten,” jelas Rusdy.

Apabila ditemukan program yang dinilai tidak efektif, BPKP akan memberikan rekomendasi penyesuaian anggaran.

“Bisa saja dilakukan refocusing, atau kami berikan rekomendasi, termasuk kemungkinan realokasi anggaran,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menilai evaluasi dari BPKP sangat penting untuk mengukur efektivitas program, memastikan kesesuaiannya dengan kebijakan daerah maupun pemerintah pusat, serta melihat keselarasan pelaksanaan program dengan RPJMD yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Sanksi Tegas Proyek Pemkot Cilegon Terus Jadi Temuan BPK, Edi: Orangnya Semua Sudah Saya Pindah

“Saya minta seluruh OPD segera menyerahkan data. Data itu sudah pasti ada, tinggal diserahkan. Mari kita koordinasi bersama agar evaluasi ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Penulis: Audindra Kusuma
Editor: Usman Temposo