Beranda Politik BIMA Dukung Bawaslu Cilegon Sikapi Foto Petahana dan Timses di Ruang Kerja...

BIMA Dukung Bawaslu Cilegon Sikapi Foto Petahana dan Timses di Ruang Kerja Wakil Walikota

1004
0
Barisan Iye bersama Awab (BIMA) saat menyampaikan dukungan kepada Bawaslu Cilegon. (Gilang)

CILEGON – Barisan Iye bersama Awab (BIMA) melayangkan dukungan kepada Bawaslu Cilegon untuk mendindaklanjuti adanya temuan postingan di media sosial facebook yang melibatkan tim sukses (timses) dan bakal calon (balon) petahana Ratu Ati Marliati di ruang kerja Wakil Walikota Cilegon.

Ketua Koordinator BIMA, Didi Iskandar yang didampingi sejumlah pengurus menyatakan dukungan itu sebagai bentuk keseriusan pihaknya dalam menciptakan iklim politik yang kondusif jelang perhelatan Pilkada Cilegon.

“Kita tidak melaporkan atas yang sudah terjadi dan viral di media sosial. Hanya saja kita memberikan supporting kepada Bawaslu, proses dan mekanisme yang sudah dilakukan terutama menyangkut hal-hal yang berkaitan tentang postingan yang dilakukan oleh salah satu warga Cilegon, dalam hal ini Ayatullah Khumaini,” ungkap Didi Iskandar ditemui di kantor Bawaslu Cilegon, Rabu (5/8/2020) sore.







Pria yang diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua Informasi dan Komunikasi Politik DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cilegon ini menambahkan, tujuan lain dari memberikan dukungan kepada penyelenggara pemilu itu yakni agar terwujudnya keseimbangan informasi terkait dengan upaya konkret dari Bawaslu guna pendidikan politik pada masyarakat.

“Makanya kami mendukung semua proses-proses oleh Bawaslu itu supaya berkeadilan tentang informasi yang ada. Ini adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengedukasi politik yang segar ke masyarakat agar semuanya melihat. Karena di media sosial itu orang-orang hebat semua. Makanya kalau kita tidak mengedukasi dan memberikan contoh etika yang baik, akan kisruh dan suasana tidak kondusif,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, dalam foto tangkapan layar yang menyebar luas di dunia maya itu tampak sejumlah timses tingkat kelurahan bersama petahana beserta anggota DPRD Cilegon, Ayatullah Khumaini dan Isro Mi’raj yang diketahui pula merupakan ketua tim relawan pemenangan.

“Saya sih hanya menduga saja, karena dalam redaksionalnya (foto) ada tulisan sedikit tertulis RAM (Relawan Ati Marliati) Samangraya dan lain-lain, berikut foto juga. Saya menduga mungkin ini kesalahan tulisan saja, sebenarnya ada kegiatan dukung mendukung hanya saja kenapa harus terposting dan dilakukan di gedung negara. Kita semua tahu ada 10 kegiatan pilkada menyangkut tataran sistem yang tidak boleh dilakukan kaitan hal itu. Ya salah satunya menggunakan fasilitas negara sebagai ajang kampanye. Karena ini belum ditetapkan masa kampanye, maka apa pun namanya itu tidak elok dan kurang etis,” tandasnya.

Di bagian lain Anggota DPRD Cilegon Ayatullah Khumaini yang dikonfirmasi membantah dugaan adanya kegiatan yang bersifat kampanye atau pun upaya untuk melakukan pelanggaran aturan dalam hal ini pemanfaatan fasilitas gedung negara.

“Itu bukan deklarasi atau kampanye. Cuma kebetulan masyarakat kepengen bertemu dengan ibu (Ratu Ati Marliati). Cuma silaturahmi dan bukan deklarasi. Kalau deklarasi, bisa kita lakukan di kantor Golkar, kita kan punya kantor,” katanya.

Anggota DPRD daerah pemilihan II Citangkil-Ciwandan ini mengatakan, menyadari adanya reaksi netizen atas postingannya tersebut, maka ia pun langsung menghapusnya. Lebih jauh dirinya bahkan mengaku siap memenuhi undangan Bawaslu Cilegon untuk memberikan keterangan.

“Kalau ada caption, itu cuma caption biasa, bukan deklarasi di dalamnya. Saya siap kooperatif kalau diundang Bawaslu, karena saya pun perlu mengklarifikasi bahwa tidak ada deklarasi di situ. Bukan kampanye juga, karena kan belum waktunya, karena kenyataan aktual di lapangan tidak demikian,” jelasnya. (dev/red)