Beranda Bisnis Bernilai Ekonomis, Ini Alasan Agro Jabar dan Agro Serang Kerja Sama Tanam...

Bernilai Ekonomis, Ini Alasan Agro Jabar dan Agro Serang Kerja Sama Tanam Jagung

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri), Direktur Utama Agro Jabar Kurnia Fajar bersama Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah usai menandatangani kerja sama dalam bidang pertanian. (Ist)

SERANG – PT Agro Jawa Barat, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jawa Barat melakukan ekspansi bisnis dengan PT Agro Serang Berkah, BUMD Pemerintah Kabupaten Serang. Ekspansi bisnis tersebut dalam bidang pertanian yakni penanaman jagung.

Potensi bisnis di bidang pertanian tersebut bukan tanpa alasan. Direktur Utama Agro Jabar Kurnia Fajar menjelaskan bahwa jagung merupakan tanaman bernilai ekonomis.

Pasar riil dari komoditas ini yakni pabrik pengolahan jagung menjadi pakan ternak. Fajar menyebut, dari 17 pabrik pengolahan jagung yang ada di Pulau Jawa, 8 di antaranya berada di Banten, khususnya di Kabupaten Serang.





“Ini menguntungkan bagi warga Banten karena delapan pabrik pengolahan jagung berada di Banten,” kata pria yang akrab disapa Pak Kurva itu, Jumat (16/4/2021).

Ajakan Agro Jabar terhadap warga Banten tidak main-main. Agro Jabar telah menyiapkan 1.000 ton bibit jagung yang siap tanam. Seribu ton bibit jagung tersebut mampu ditanam di atas tanah seluas 12 ribu hektare.

“Kami sudah menyiapkan seribu ton bibit jagung, silakan bagi warga Banten yang mau menanam jagung,” ucap Kurnia.

Tidak hanya bibit jagung, Agro Jabar juga menyediakan pupuknya. Bahkan Agro Jabar memfasilitasi petani menjual hasil panennya kepada pabrik pengolahan jagung.

“Pupuknya juga kami siapkan bahkan kami fasilitasi penjualannya ke pabrik pengolahan jagung,” imbuh Kurnia.

Untuk tahap awal, kerja sama ini dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Serang. “Dua perusahaan daerah akan saling kerja sama mulai dari permodalan hingga pemasaran dan pemanfaatan teknologi. Insya Allah, membawa berkah untuk masyarakat Kabupaten Serang,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu.

Menurut Tatu, Kabupaten Serang punya lahan pertanian dan perkebunan yang cukup luas. Selain itu, masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan.

“Untuk pasar jagung, kita juga punya pabrik pakan,” imbuhnya.

Saat ini, kata Tatu, hasil inventarisasi awal, ada sekira 4.000 hektare lahan di Kabupaten Serang yang bisa dimanfaatkan untuk tanam jagung.

“Semua sudah kami inventarisasi bersama Dinas Pertanian. Termasuk lahan milik perusahaan yang belum dimanfaatkan, akan kami komunikasikan untuk bisa dipakai untuk pengembangan tanaman jagung dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Tatu menegaskan, pertanian adalah salah sektor ekonomi unggulan Kabupaten Serang. Setiap tahun, hasil pertanian terutama padi, selalu mengalami surplus.

“Kita akan manfaatkan kerja sama ini dengan baik, untuk pemberdayaan masyarakat. Jika Pemda Jawa Barat turun, insya Allah lancar. Pak Gubernur Jawa Barat mendukung, ini luar biasa,” tegas Tatu. (You/Red)