Beranda Pemerintahan Berkemas, Edi Ariadi : Waktunya Untuk Keluarga, Tetangga dan Partai

Berkemas, Edi Ariadi : Waktunya Untuk Keluarga, Tetangga dan Partai

Edi Ariadi ditemui saat tengah menata plakat di lemari kerjanya. (Gilang)

CILEGON – Pemandangan di ruang kerja Walikota Cilegon, Edi Ariadi tak seperti biasanya. Wallpaper dinding ruang di lantai dua Sekretariat Daerah itu tampak lebih luas. Sejumlah foto pribadi, keluarga, dan lukisan berbagai ukuran figura tak nampak lagi menghias.

Diam-diam Edi sudah berkemas sejak satu bulan lalu. Jabatan sebagai orang nomor satu di Kota Cilegon yang secara definitif diembannya sejak 20 Februari 2019 silam itu harus ditanggalkan menyusul berakhirnya masa pengabdian mantan birokrat ini pada Rabu (17/2/2021) besok.

“Semua kan sudah ada yang mengatur, dan ada masanya,” ucap Edi merendah di ruang kerjanya, Selasa (16/2/2021) petang.

Seraya tangannya pelan menata sejumlah plakat yang tersisa dalam lemari kaca di belakang kursi kerjanya, sesekali Ketua DPW partai NasDem Banten ini menjawab beragam pertanyaan dari wartawan. Edi berusaha untuk tertawa, kendati sesekali tanpa sadar diusap air matanya.

“Nanti saya akan mengisi waktu-waktu yang mungkin lebih santai. Saya juga punya tugas-tugas kepartaian, apalagi kantor DPW itu juga dekat dengan rumah, pasti lebih banyak tinggal di rumah juga. Jadi rumah, partai, dan di belakang kan ada lapangan tenis. Jadi ya itu aja, olahraga, partai, rumah,” imbuhnya.

Dengan rutinitas itu, dirinya memastikan akan menemukan kesibukan baru. Ditambah waktu yang lebih luang, diyakini akan semakin mempererat hubungannya dengan warga di sekitar tempat tinggalnya di Kota Serang.

“Yah mudah-mudahan ke depan lebih closed gitu lah. Lebih dekat dengan tetangga, karena terus terang selama ini kan dengan saya sebagai Walikota, tetangga-tetangga juga banyak yang terabaikan, selama ini saya merasa agak kurang (waktu) termasuk ke keluarga. Mudah-mudahan (masa pensiun) ini ada hikmahnya. Jadi no post power syndrome, i must be better,” terangnya.

Lebih dari 20 tahun meniti karir sebagai birokrat dan lika liku perjalanan jabatan politiknya di Kota Cilegon, bagi Edi bukan waktu yang singkat untuk sebuah pengabdian. “Bagi saya, tidak ada kata berpisah dengan masyarakat Cilegon,” tutupnya. (dev/red)