Beranda Hukum Benyamin Davnie : Jangan Ada Kekerasan di Pilkada Tangsel

Benyamin Davnie : Jangan Ada Kekerasan di Pilkada Tangsel

788
0
Calon Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyesalkan insiden yang dialami M Yusuf, Ketua Regu Pemenangan Alat Peraga Kampanye (APK) Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan untuk wilayah Pamulang. (Foto: istimewa)

TANGSEL – Calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyesalkan insiden yang dialami M Yusuf, Ketua Regu Pemenangan Alat Peraga Kampanye (APK) Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan untuk wilayah Pamulang.

Yusuf merupakan korban percobaan kekerasan ketika hendak memasang APK di Jalan Setia Budi, Pamulang, Jumat (30/10/2020) pagi. Menurut Bang Ben, Benyamin Davnie karib disapa, ada pihak yang ingin mencelakai Yusuf ketika ingin memasang APK.

“Ketika Pak Yusuf sedang memasang baliho, juga mengatur anak buahnya, ada yang meneriaki bersangkutan lalu mencoba untuk mencelakai Pak Yusuf dengan sepeda motornya. Beliau bisa menghindar, tapi justru tertabrak pengendara lain. Tulang panggul paha kaki kiri beliau patah,” kata Benyamin usai menjenguk Yusuf di RSU Tangsel, Jumat (30/10/2020).



Menurut Ben, peristiwa yang mengarah pada tindakan kriminal dan intimidatif bukanlah kali pertama diterima tim Benyamin-Pilar. Kendati demikian, Bang Ben terus mengingatkan kepada tim di lapangan untuk tidak terpancing, atau membalasnya dengan perlakuan serupa.

“Teman-teman kami di lapangan sering mendapatkan tekanan, baik secara fisik atau psikis. Kami terus mengingatkan tim untuk berhati-hati, juga tidak meladeni perbuatan tersebut. Semoga kejadian seperti ini menjadi yang terakhir. Tidak perlu ada kekerasan. Mari jadikan Pilkada Tangsel tetap aman, nyaman, dan damai,” imbau Benyamin.

Ihwal upaya lanjutan, Ban Ben membuka peluang untuk dilakukan pelaporan ke kepolisan. Salah satu tokoh pemrakarsa pemekaran Kota Tangsel itu berharap kepolisian segera menangani persoalan, termasuk menemukan motif pelaku.

Ketua Tim Koalisi Rumah Kita Bersama Pasangan Benyamin-Pilar, Mochamad Ramli, menyayangkan insiden yang dialami Yusuf mewarnai jalannya kontestasi pesta demokrasi. Menurut Haji Abih, demikian M Ramli karib disapa, persaingan yang mengarah pada kekerasan mencederai jalannya demokrasi.

“Tim Benyamin-Pilar selalu berusaha menjadikan Pilkada Tangsel tetap berjalan aman dan damai. Kami juga fokus pada penyampaikan visi-misi, program kerja, juga gagasan untuk membuat Tangsel ke depan menjadi lebih unggul. Jadi kami sangat menyayangkan insiden yang dialami Pak Yusuf,” kata Haji Abih.

Politikus senior Partai Golkar ini memastikan tim pemenangan, relawan, juga pendukung pasangan Benyamin-Pilar tidak akan membalas perlakuan tersebut dengan perbuatan yang sama.

“Kami tidak ingin Pilkada Tangsel dicederai dengan perilaku-perilaku tak tercela seperti itu. Tentu kami tidak ingin menduga siapa pelakunya. Yang jelas, kami akan terus berusaha untuk membuat Pilkada Tangsel tetap berjalan aman dan damai,” tutur Haji Abih. (Ihy/Red)