Beranda Sosial dan Budaya Baznas dan Pemkot Gelar Muharram Tangerang Berbagi

Baznas dan Pemkot Gelar Muharram Tangerang Berbagi

Sebagai program tahunan pada Bulan Muharram, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menggelar Muharram Tangerang Berbagi - foto istimewa

TANGERANG – Sebagai program tahunan pada Bulan Muharram, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menggelar Muharram Tangerang Berbagi, yang digelar secara seremonial di Patio Puspem Kota Tangerang, Senin (8/8/2022).

Ketua Baznas Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy mengungkapkan Muharram Tangerang Berbagi kali ini, Baznas menggelontorkan anggaran sekitar Rp 444.200.000, untuk 1.444 anak yatim piatu dan dhuafa, di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang.

“Hari ini, penyaluran dilakukan secara perwakilan, yang selajutnya akan disalurkan lewat masing-masing kecamatan, sesuai dengan data by name by address yang sudah ditetapkan Baznas Kota Tangerang. Santunan yang diberikan berupa alat sekolah dan uang tunai,” ungkap Aslie dalam keterangannya.

Ia pun menjelaskan santunan yang disalurkan merupakan hasil zakat yang masuk ke Baznas Kota Tangerang, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) disetiap Masjid di Kota Tangerang. Tak terkecuali, zakat para ASN Pemkot Tangerang yang setiap tahunnya masuk melalui kantong Baznas Kota Tangerang.

“Terimakasih pada siapa pun yang masih percaya menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kota Tangerang. Semoga Baznas bisa terus bertanggungjawab atas dana-dana yang masuk. Semoga, bersama Pemkot Tangerang kita bisa sama-sama mensejahterakan warga Kota Tangerang,” harapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan ini Baznas Kota Tangerang juga melaunching Pesantren Tahfidzul Qur’an Plus yang didirikan atas kolaborasi dengan Pondok Pesantren Al Fitroh di Kecamatan Cipondoh. Diketahui, ini menjadi program baru Baznas Kota Tangerang dalam mensejahterakan pendidikan Agama di Kota Tangerang.

“Sebagai awalan, sekitar 20 anak yang akan didik dalam program Pesantren Tahfidzul Qur’an Plus. Selain mencetak santri penghafal al quran, para santri juga didik untuk jago Bahasa Inggris hingga mengerti akan teknologi atau santri yang siap beradaptasi dengan perkembangan zaman,” papar Dhani Budianto, Pimpinan Komisaris Baznas.

Lanjut Dhani, Pesantren Tahfidzul Qur’an Plus juga dibentuk sebagai gudang untuk mencari peserta MTQ Kota Tangerang. “20 santri Pesantren Tahfidzul Qur’an Plus akan dipilih dari 13 Kecamatan, sehingga nanti jika dibutuhkan untuk ajang-ajang keagamaan seperti MTQ. Kota Tangerang tak bingung lagi, semua ada di Pesantren Tahfidzul Qur’an Plus,” katanya.

(Ril/Red)