Beranda Pendidikan Baru 9 SMP di Pandeglang yang Melaksanakan UNBK Mandiri

Baru 9 SMP di Pandeglang yang Melaksanakan UNBK Mandiri

175
0
Kepala Dindikbud Pandeglang Olis Solihin. (Memed/bantennews)

 

PANDEGLANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pandeglang Olis Solihin mengaku baru ada 9 SMP yang bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sedangkan sisanya masih melakukan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

Menurut Olis, UNBK bakal dilaksanakan di bulan April dengan 9 SMP yang melaksanakan UNBK mandiri dan 15 SMP lainnya menumpang ke SMA/SMK. Berbeda dengan SMPN, sekitar 35 SMP swasta sudah bisa melakukan UNBK secara mandiri.

“Cuma yang UNBK mandiri baru 9 sekolah, SMP yang ikut ke SMK/SMA ada 15 sekolah yang lainnya UNKP karena tadi fasilitas komputernya belum mencukupi, SMA yang ada di kita ini kalau tidak salah ada 15 SMA nah mereka yang dekat-dekat ini SMP nya mereka ikut ke SMA/SMK karena yang 9 SMP ini sudah mandiri, kalau yang swasta 35 itu sudah UNBK mandiri semua,” terang Olis, Sabtu (23/3/2019).

Kata Olis, untuk SMP di Pandeglang ada sekitar 115 SMP, namun karena kurangnya fasilitas komputer maka sebagian SMP terpaksa mengikuti UNKP. Ia juga mengaku padahal Dindikbud sudah mengajukan permohonan pada Mendikbud untuk diberikan bantuan komputer, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari Kementrian.

“Sebenarnya waktu ada kunjungan Pak Mentri sudah kami mengusulkan permintaan komputer pada pak Dirjen Mendikbud langsung diserahkan dan ditanda tangani langsung sama bupati, tapi sampai sekarang belum ada informasinya apakah dikasih semua atau belum, karena belum ada konfirmasi sampai sekarang. Dinas Pendidikan Provinsi juga sudah ditanda tangani bupati 2 kali tapi belum ada respon apa-apa,” katanya.

Untuk mengantisifasi terjadinya mati lampu Dindikbud sudah melakukan koordinasi dengan mengirimkan surat langsung ke pihak PLN agar sampai tidak terjadi mati lampu ketika sedang berlangsung ujian, ia berharap hasil ujian tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Sama soalnya tetap dari pusat tapi soalnya belum turun, nanti UNBK serahkan yang UNBK kalau UNKP diserahkan UNKP masih sama dengan tahun sebelumnya, sudah bikin surat ke PLN. UN tahun 2017 dan 2018 kurang maksimal hasilnya, coba tahun ini masa hasilnya sama sama tahun kemarin,” tambahnya. (Med/Red)