Strategi Membangun Kesiapan Karier Siswa dalam Menghadapi Era Society 5.0 melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat

Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia kerja. Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), dan big data menjadi bagian penting dari era Society 5.0, yaitu konsep masyarakat yang mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Perubahan ini menuntut generasi muda untuk memiliki kesiapan karier yang lebih baik agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Dalam era Society 5.0, dunia kerja tidak lagi hanya menuntut kemampuan akademik yang baik. Perusahaan dan organisasi juga membutuhkan individu yang memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi yang efektif, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan memanfaatkan teknologi. Seiring meningkatnya otomatisasi pada pekerjaan yang bersifat rutin, kebutuhan terhadap tenaga kerja yang mampu melakukan analisis, inovasi, dan pemecahan masalah juga semakin tinggi.

Sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya persiapan karier sejak dini, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan kegiatan edukasi ini dilaksanakan pada 18 Mei 2026 di SMA Darussalam Ciputat, yang beralamat di Jl. Otista No. 36, Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Dengan tema “Strategi Membangun Kesiapan Karier Siswa dalam Menghadapi Era Society 5.0.” Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada siswa mengenai tantangan dan peluang yang muncul akibat perkembangan teknologi, sekaligus membekali mereka dengan strategi untuk menghadapi masa depan.

Metode Pelaksanaan

Kegiatan PKM dilaksanakan dalam bentuk edukasi kepada siswa SMA Darussalam. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi melalui presentasi, diskusi interaktif, games dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai perkembangan dunia kerja di era Society 5.0, pentingnya mengenali potensi diri, penguatan literasi digital, serta pengembangan soft skills sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja. Melalui metode tersebut, siswa didorong untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran dan menyampaikan pertanyaan maupun pendapat terkait persiapan karier.

Hasil dan Pembahasan

Selama kegiatan berlangsung, siswa memperoleh pemahaman bahwa langkah awal dalam membangun kesiapan karier adalah mengenali potensi diri, meliputi minat, bakat, dan kemampuan yang dimiliki. Pemahaman terhadap diri sendiri diharapkan dapat membantu siswa menentukan pilihan pendidikan dan karier yang sesuai dengan tujuan mereka.

Selain itu, siswa juga mendapatkan wawasan mengenai pentingnya literasi digital. Kemampuan menggunakan teknologi secara bijak, memahami informasi, mengevaluasi sumber informasi, serta memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab menjadi kompetensi yang perlu dimiliki di era digital.

Materi mengenai pengembangan soft skills juga menjadi fokus pembahasan. Keterampilan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, manajemen waktu, serta kemampuan memecahkan masalah dijelaskan sebagai kompetensi yang sangat dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan. Siswa didorong untuk mengembangkan keterampilan tersebut melalui kegiatan organisasi, aktivitas sosial, maupun berbagai bentuk pengembangan diri lainnya.

Antusiasme siswa selama kegiatan menunjukkan bahwa topik kesiapan karier sangat relevan dengan kebutuhan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai peluang kerja di masa depan, dampak kecerdasan buatan terhadap dunia kerja, serta strategi meningkatkan daya saing sejak masa sekolah. Diskusi yang berlangsung juga menunjukkan meningkatnya kesadaran siswa akan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

Kegiatan PKM di SMA Darussalam Ciputat berhasil memberikan wawasan kepada siswa mengenai tantangan dan peluang karier di era Society 5.0. Melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab, siswa memperoleh pemahaman tentang pentingnya mengenali potensi diri, meningkatkan literasi digital, serta mengembangkan soft skills sebagai bekal memasuki dunia kerja. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk terus mengembangkan kompetensi, meningkatkan kemampuan beradaptasi, dan membangun semangat belajar sepanjang hayat sehingga mampu menghadapi perubahan dunia kerja serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.

Bagikan Artikel Ini