CILEGON – Band Neon Junior gagal tampil dalam ajang Cilegon Expo 2026 yang digelar dalam rangka HUT Kota Cilegon ke-27 pada Senin (27/4/2026). Kegagalan tampilnya band lokal asal Banten tersebut memicu sorotan publik, terutama dari para penggemar yang telah menantikan penampilan mereka.
Klarifikasi disampaikan langsung oleh vokalis Neon Junior, Fajar, melalui akun media sosial resminya. Dalam pernyataannya, Fajar mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya telah hadir sebagai bentuk penghormatan atas undangan dari Wali Kota Cilegon, Robinsar.
Namun, situasi berubah saat mereka tidak masuk dalam agenda teknis yang disusun oleh pihak event organizer (EO).
“Kehadiran kami sebelumnya adalah bentuk penghormatan atas undangan langsung. Tapi karena tidak dimasukkan dalam rundown teknis oleh penyelenggara, kami tidak bisa tampil,” tulis Fajar.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Cilegon, yang sudah menantikan aksi panggung Neon Junior. Menurutnya, keputusan tidak tampil bukanlah keinginan dari pihak band.
“Kami mohon maaf tidak bisa menyapa langsung di atas panggung. Ini di luar kendali kami,” lanjutnya.
Situasi ini memunculkan dugaan adanya miskomunikasi antara pihak penyelenggara dengan pengisi acara. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak EO terkait alasan tidak dimasukkannya Neon Junior dalam susunan acara.
Sebagai band yang telah berkarya selama belasan tahun di industri musik lokal, Neon Junior memiliki basis penggemar yang cukup kuat di Banten, khususnya Cilegon. Absennya mereka di panggung Cilegon Expo pun menjadi kekecewaan tersendiri bagi penonton.
Meski demikian, Fajar berharap ke depan akan ada kesempatan lain untuk tampil di hadapan masyarakat Cilegon dalam suasana yang lebih baik dan terkoordinasi.
Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi penyelenggaraan event skala besar agar koordinasi antara panitia, EO, dan pengisi acara dapat berjalan lebih matang demi menghindari polemik serupa.
Perihal ini belum ada tanggapan dari pihak EO. Wartawan masih berusaha mengkonfirmasi pihak terkait.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin
