Beranda Gaya Hidup Bahaya Mengintai Bagi Para Pekerja yang Suka Lembur

Bahaya Mengintai Bagi Para Pekerja yang Suka Lembur

1229
0
Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

Para pekerja yang sering mengambil lembur sebaiknya memerhatikan kesehatan tubuhnya. Ada beberapa efek negatif bagi kesehatan tubuh Anda bila Anda sering lembur.

Oleh karena itu, penting bagi Anda terutama yang sering kerja lembur untuk mengurangi lembur.

Inilah beberapa bahaya kerja lembur bagi kesehatan Anda!

1. Mudah terserang penyakit

Bekerja lembur sering membuat orang tidur pada saat larut. Tentunya kondisi ini tidak baik bagi kesehatan tubuh. Pada malam hari, tubuh akan melakukan proses terkait sistem kekebalan tubuh.

Jika Anda kurang tidur maka proses metabolisme yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh menjadi terganggu. Hal ini pun akan berakibat pada menurunnya daya tahan tubuh Anda sehingga mudah sakit. Bahaya kerja lembur ini bisa memiliki dampak berkelanjutan.

2. Konsentrasi berkurang

Orang yang sering kerja lembur cenderung akan berkurang jatah waktu tidurnya. Berkurangnya waktu tidur ini sering kali berdampak terhadap konsentrasinya. Orang-orang yang kurang tidur bisa biasanya kurang konsentrasi.

Hal ini dikarenakan kurang otak untuk rehat dan akhirnya otak menjadi tegang. Ketegangan inilah yang membuat fungsi otak dalam hal konsentrasi dan fokus menjadi kurang berjalan optimal.

Anda perlu ingat jika konsentrasi Anda berkurang maka ini bisa mengganggu keselamatan kerja Anda. Terlebih lagi, jika Anda adalah seseorang yang bekerja di sekitar alat-alat berat, proyek pembangunan, dan lainnya.

3. Tekanan darah meningkat

Bahaya kerja lembur juga bisa membuat tekanan darah mengalami peningkatan. Hal ini sangat tidak baik terutama bagi Anda yang sudah memiliki tekanan darah tinggi. Kerja lembur pun secara tidak langsung mengancam kesehatan sistem kardiovaskular Anda.

4. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Tidak hanya membahayakan pembuluh darah, kerja lembur juga bisa berbahaya bagi kesehatan jantung. Ada penelitian yang membuktikan bahwa orang-orang yang sering kerja lembur memiliki risiko terkena penyakit jantung lebih tinggi.

5. Bisa mengalami penurunan fungsi otak

Lambat laun, fungsi otak memang akan mengalami penurunan terhadap fungsinya. Akan tetapi, ini seharusnya tidak terjadi ketika Anda masih berada di usia produktif. Sayangnya banyak yang tidak tahu bila bahaya kerja lembur bisa mempercepat penurunan fungsi otak. Oleh karena itu, bagi Anda yang sering kerja lembur bagai kuda sebaiknya kurangi!

6. Risiko sakit ginjal

Sering kerja lembur tidak baik bagi kesehatan ginjal Anda. Ini sering terjadi pada para pekerja yang terlalu banyak duduk. Apakah Anda seseorang yang sering bekerja sambil duduk? Waspadalah akan penyakit ginjal yang ditandai dengan rasa sakit di pinggang!

7. Risiko terkena diabetes

Sering kerja lembur tetapi ingin tetap langsing? Sepertinya ini agak kontraditif, terlebih lagi kerjaan Anda tidak memiliki aktivitas fisik yang tinggi. Bahaya kerja lembur terutama bagi yang bekerja di depan komputer bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes.

Orang yang sering kerja lembur cenderung mengonsumsi makanan lebih banyak. Aktivitas otak yang tinggi karena tuntutan kerja tanpa disadari telah membuat tubuh merasa lapar. Akibatnya, asupan meningkat tetapi tidak diiringi peningkatan aktivitas fisik.

Tak heran bila Anda akan mengalami peningkatan berat badan lebih cepat jika sering lembur sambil mengonsumsi cemilan atau makanan berat tertentu. Peningkatan berat badan ini patut diwaspadai karena bisa berkembang menjadi penyakit diabetes.

8. Kesehatan mata berkurang

Sama seperti otak, mata juga membutuhkan waktu untuk istirahat. Terlalu lama bekerja akan membuat mata mudah lelah dan berair. Terlebih lagi, jika Anda adalah seorang pekerja yang harus menggunakan komputer, laptop, atau gadget lain.

Mata yang dipaksa harus tetap terbuka di mana ia seharusnya sudah bisa rehat membuat kesehatan mata berangsur memburuk. Kesehatan mata akan semakin buruk lagi jika Anda sering terpapar dengan pancaran radiasi ketika bekerja.

9. Stres dan depresi

Lembur berarti menambah jam bekerja sehingga mengurangi jam istirahat. Ini juga berarti waktu Anda untuk bersantai dan mengendurkan otot dan otak yang tegang menjadi berkurang. Boleh dibilang, ketegangan otak meningkat tetapi tidak seimbang dengan pengendurannya.

Bisa Anda membayangkan dampaknya? Bahaya kerja lembur bisa meningkatkan seseorang stres dan depresi. Tentunya ini tidak baik bagi stabilitas emosi. Akumulasi dari efek sering lembur acap kali membuat orang menjadi lebih mudah marah.

Cara agar terhindar dari kerja lembur bagai kuda

Memang ada kalanya Anda tidak bisa mengelak dari lembur karena kebutuhan kantor yang mendadak dan penting. Namun, hal ini pasti tidak sering terjadi. Oleh karena itu, Anda seharusnya bisa menghindar dari tuntutan lembur yang bisa Anda cegah.

Sering kali para pekerja lembur dikarenakan alasan-alasan yang seharusnya tidak terjadi. Beberapa alasan seperti laporan yang belum selesai atau ingin menuntaskan kerjaan padahal masih ada kesempatan di hari lain.

Kadang, lembur sering dilakukan karena orang tersebut memang senang bekerja hingga larut malam. Sebaiknya Anda tidak melakukan lembur bila dikarenakan alasan-alasan yang seharusnya bisa diatasi.

Anda bisa mengurangi peluang tuntutan lembur jika Anda melakukan pekerjaan dengan baik selama jam kerja. Janganlah terlalu banyak menunda pekerjaan atau melakukan hal lain yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan.

Berusahalah untuk selalu fokus saat bekerja sehingga Anda bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Jika Anda memiliki beban kerja yang sangat tinggi maka komunikasikanlah kepada atasan Anda dan mencoba mencari solusi lain yang lebih baik dari lembur.

Beberapa cara tersebut bisa mencegah Anda dari tuntutan lembur. Dengan begitu, bahaya kerja lembur pun bisa dicegah. Anda bisa memiliki tubuh yang lebih bugar, sehat, dan tentunya tingkat produktivitas Anda semakin lebih baik. (Red)

Sumber : doktersehat.com