Beranda Olahraga Atlet Tenis Meja Pandeglang Kembali Bergeliat

Atlet Tenis Meja Pandeglang Kembali Bergeliat

Atlet tenis meja Pandeglang. (Memes/bantennews)

PANDEGLANG – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Pandeglang mulai mendata dan menggelorakan kembali olahraga tenis meja di Pandeglang. Sebab, beberapa tahun kebelakang tenis meja di Pandeglang sempat terbengkalai dan tidak terdata.

Ketua Harian PTMSI Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan mengatakan, setelah ditunjuk langsung oleh Ketua Umum PTMSI Pandeglang dirinya mencoba menggerakkan kembali geliat para atlet dan pengurus tenis meja yang ada di Pandeglang.

Ia membeberkan, pada tahun-tahun sebelumnya Persatuan Tenis Meja (PTM) yang ada di Kabupaten Pandeglang sempat tidak terawat dan sama sekali belum terdaftar di Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Pandeglang. Oleh sebab itu, dimasa kepengurusannya yang sekarang dirinya mencoba membenahi kembali organisasi dimulai dengan pendataan dan perekrutan PTM agar terdaftar di PTMSI.





“Kami membenahi organisasi dulu, PTMSI ini kan anaknya itu PTM. Jadi PTM ini coba kami benahi dan mereka harus punya surat keputusan (SK) untuk menjadi anggota PTMSI ini lagi kami benahi, dari tahun dulu itu belum ada sama sekali,” beber Doni, Rabu (7/4/2021).

Saat ini, kata Doni, pemilihan ketua harian masih ditunjuk langsung oleh ketua umum dikarenakan kepengurusannya masih belum cukup baik. Namun kedepannya, untuk kepengurusan harian akan ditentukan oleh para PTM yang terdaftar di PTMSI dengan cara musyawarah pemilihan anggota. Sebab, kata dia, dalam waktu dekat bakal ada kejuaraan tenis meja tingkat provinsi dan tingkat nasional untuk pelajar sehingga para atlet harus segera dibina dari sekarang.

Ia juga berjanji bagi PTM yang sudah terdaftar di PTMSI dan belum memiliki sarana prasarana akan dibantu agar pembinaan para atlet di PTM bisa terus berjalan.

“Ke depan kami punya program dan harus kami giatkan kembali karena sempat vakum. Program kami yang awal itu membentuk PTM yang punya kepengurusan dan kami data, setelah itu baru kami cari bibit-bibit atletnya, PTM yang tidak punya sarana prasarana kami drop kami kasih,, ini sudah kami lakukan pada tahap pertama,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan, saat ini para pengurus sudah mulai mendata langsung para PTM dengan terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil PTM. “Sementara yang sudah terdata baru 12 PTM tapi kami masih kejar PTM yang lainnya karena masih banyak kaya di Patia, Cigeulis dan di wilayah kota ini. Teman-teman dari pengurus juga sudah datang ke masing-masing PTM untuk melihat apa saja kekurangannya,” tuturnya.

Secara tidak langsung dirinya mengaku iri dengan wilayah lain yang sudah mempunyai banyak atlet dan mampu mencetak atlet-atlet yang cukup mumpuni. Ia berharap di Kabupaten Pandeglang juga mampu mencetak atlet tenis meja seperti wilayah lain.

“Di Banten ini kaya di Cilegon, Serang apalagi Tangerang sudah banyak atlet yang berkualitas tapi kita sudah ketinggalan nih jadi harus kita kejar nih. Dulu pada 2019 ada pertandingan disini atlet dari wilayah lain itu banyak yang berkualitas tapi kita tidak ada,” katanya.

Kepala DPMPD sekaligus Camat Majasari ini menerangkan bahwa tujuan utama menggerakkan atlet tenis meja yaitu selain untuk kepentingan olahraga juga untuk mencegah generasi muda terjerumus kepada hal-hal yang kurang baik seperti narkoba dan mabuk-mabukan.

“Biar bagaimanapun semangat olahraga ini harus kami gelorakan agar generasi kita ini jangan sampai kena narkoba, mabuk-mabukan, main motor dan hal lain yang kurang baik. Minimal dengan seperti ini mereka terbiasa olahraga itu yang kami harapkan,” ucapnya. (Med/Red)