CILEGON – Anggaran sekitar Rp5 miliar yang dialokasikan untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Banten 2026 di Kota Cilegon dinilai masih belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan pelaksanaan kegiatan.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Cilegon, Sakri Jasiman, mengungkapkan bahwa pihaknya harus melakukan berbagai upaya untuk menutupi kebutuhan yang belum terakomodasi dalam anggaran tersebut.
“Memang anggaran Rp5 miliar itu masih kurang. Makanya untuk kendaraan operasional atlet dan ofisial kami meminjam kendaraan dari OPD-OPD. Seluruh OPD sudah kami surati untuk membantu mobilitas atlet selama pelaksanaan Popda,” kata Sakri, Selasa (9/6/2026).
Menurut Sakri, sejumlah kebutuhan penunjang seperti baliho dan spanduk promosi juga tidak seluruhnya tercover dalam anggaran yang tersedia. Karena itu, panitia menggandeng sejumlah perusahaan dan industri di Kota Cilegon untuk memberikan dukungan.
“Termasuk baliho juga tidak tercover dalam anggaran. Kami meminta bantuan kepada industri-industri untuk pencetakannya. Mereka yang mencetak, kemudian dikirim ke kami untuk dipasang,” ujarnya.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Sakri memastikan kebutuhan utama atlet tetap menjadi prioritas. Perlengkapan atlet seperti seragam, sepatu, dan kaos kaki dipastikan tersedia agar para peserta dapat bertanding dengan maksimal.
“Kalau untuk sepatu, kaos kaki, dan perlengkapan atlet lainnya tentu harus tercover. Atlet yang akan bertanding membawa nama daerah sehingga kebutuhan mereka menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Sakri menjelaskan, fokus penggunaan anggaran saat ini diarahkan pada kebutuhan yang berkaitan langsung dengan atlet dan kesiapan venue pertandingan. Sementara kebutuhan pendukung lainnya diupayakan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Hingga saat ini, persiapan Popda Banten 2026 di Kota Cilegon telah mencapai sekitar 90 persen. Panitia masih melakukan pemasangan spanduk di sejumlah venue pertandingan serta menyelesaikan persiapan pembukaan yang akan digelar dalam waktu dekat.
Pada ajang tersebut, Kota Cilegon akan menurunkan sekitar 320 atlet. Jika ditambah pelatih dan ofisial, total kontingen mencapai sekitar 400 orang yang akan berlaga pada 26 cabang olahraga.
“Kami mengutamakan atlet karena mereka yang akan bertanding dan mengharumkan nama Kota Cilegon. Karena itu seluruh kebutuhan pokok atlet harus dipastikan terpenuhi,” pungkas Sakri.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin
