Beranda Olahraga Sedot Anggaran Miliaran, Popda XII Banten 2026 di Cilegon Tak Bergaung

Sedot Anggaran Miliaran, Popda XII Banten 2026 di Cilegon Tak Bergaung

Ilustrasi

CILEGON – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 yang digelar di Kota Cilegon terkesan minim gaung dan sorotan publik. Padahal, ajang olahraga pelajar terbesar di Provinsi Banten tersebut didukung anggaran yang cukup besar dengan berbagai paket pengadaan dan jasa yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), sejumlah paket kegiatan Popda dan Peparpeda Tahun 2026 telah dianggarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui berbagai pengadaan barang dan jasa.

Beberapa paket dengan nilai terbesar di antaranya meliputi jasa penyelenggaraan acara pelaksanaan Popda dan Peparpeda senilai Rp1,27 miliar, sewa hotel kontingen sebesar Rp698,24 juta, pengadaan perlengkapan olahraga panitia dan kontingen Rp606,72 juta, serta pengadaan makanan dan minuman aktivitas lapangan mencapai Rp570,62 juta.

Selain itu terdapat pengadaan sepatu panitia dan kontingen sebesar Rp400,43 juta, perlengkapan pertandingan Rp333,27 juta, pengadaan maskot Rp291,37 juta, hingga sewa peralatan studio video dan film sebesar Rp282,89 juta.

Tak hanya itu, terdapat pula berbagai pengadaan pendukung lainnya seperti tas kontingen, handuk, topi, kaos kaki, bahan cetak, alat tulis kantor, bahan bakar, hingga jasa iklan dan langganan surat kabar atau majalah kegiatan Popda dan Peparpeda.

Meski demikian, suasana pelaksanaan Popda yang berlangsung pada 8–17 Juni 2026 di sejumlah venue di Kota Cilegon dinilai belum menunjukkan atmosfer pesta olahraga pelajar terbesar di Banten. Minimnya publikasi di ruang publik maupun media sosial membuat sebagian masyarakat bahkan tidak mengetahui bahwa ajang tersebut sedang berlangsung.

Padahal, Popda XII Banten 2026 mempertandingkan sebanyak 26 cabang olahraga dengan total 310 nomor pertandingan yang diikuti ribuan atlet pelajar dari delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.

Baca Juga :  Tanpa Perhatian Pemerintah, Remaja Ini Sabet Prestasi Ajang Surfing di Sukabumi

Sejumlah warga mengaku belum merasakan kemeriahan penyelenggaraan event olahraga tingkat provinsi tersebut. Promosi yang terbatas membuat kegiatan lebih banyak diketahui oleh kalangan atlet, pelatih, dan official peserta.

Anggaran yang telah dialokasikan seharusnya mampu menghadirkan penyelenggaraan yang tidak hanya sukses dari sisi pertandingan, tetapi juga mampu menarik perhatian masyarakat dan memberikan dampak ekonomi bagi daerah tuan rumah.

“Ajang sebesar Popda seharusnya menjadi momentum kebangkitan olahraga pelajar sekaligus menggerakkan sektor ekonomi lokal. Kayaknya promosinya juga kurang,” ujar Rahmat warga Kota Cilegon, Selasa (9/8/2026).

Sebagai tuan rumah, Kota Cilegon diharapkan mampu memaksimalkan pelaksanaan Popda XII agar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ajang pembinaan atlet muda yang mendapat dukungan luas dari masyarakat.

Hingga saat ini, pertandingan masih berlangsung di berbagai venue dan akan berakhir pada 17 Juni 2026 mendatang dengan agenda penutupan serta penyerahan penghargaan kepada para juara.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Cilegon, Sakri Jasiman belum memberikan tanggapan konfirmasi wartawan.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin