Beranda Pemerintahan Alun-Alun Baru hingga Royal Baroe, Budi Sebut Perubahan Kota Serang Mulai Terlihat

Alun-Alun Baru hingga Royal Baroe, Budi Sebut Perubahan Kota Serang Mulai Terlihat

Wali Kota Serang, Budi Rustandi

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kota Serang di Lapangan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat perubahan menuju Kota Serang yang lebih maju, religius, dan berdaya saing.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak sekadar menjadi penanda pergantian tahun dalam kalender Hijriah. Menurutnya, momentum 1 Muharram merupakan kesempatan untuk meneladani perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW yang sarat makna perjuangan, perubahan, dan pembaruan.

Budi mengatakan, semangat hijrah harus menjadi inspirasi bagi pemerintah maupun masyarakat untuk terus bertransformasi ke arah yang lebih baik.

“1 Muharram ini bagian dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW. Kita juga memperhatikan anak-anak yatim dengan memberikan hak mereka sebagai bentuk kewajiban kita, sekaligus mengambil hikmah dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW,” ujar Budi.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Serang juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial yang menjadi bagian dari ajaran Islam. Budi menilai semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga sebagai fondasi membangun masyarakat yang harmonis.

Menurutnya, Tahun Baru Islam juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Serang.

Tak hanya dalam kehidupan bermasyarakat, semangat hijrah juga harus diwujudkan dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah. Budi menegaskan, Pemkot Serang berkomitmen menjadikan Tahun Baru Islam sebagai energi baru untuk menghadirkan perubahan nyata bagi ibu kota Provinsi Banten.

“Ini membangkitkan semangat kami sebagai Pemerintah Kota Serang untuk berhijrah melakukan perubahan menuju kota madani dan menjadikan Kota Serang sebagai ibu kota provinsi yang sesungguhnya. Momentum ini menjadi semangat baru bagi kami di tahun 2026,” katanya.

Baca Juga :  Tentukan 3 Besar, Tim Pansel Open Bidding Cilegon Tunggu Rekomendasi KASN

Budi mengungkapkan, sejumlah perubahan pembangunan mulai terlihat di Kota Serang. Beberapa proyek strategis yang tengah berjalan, seperti pembangunan Royal Baroe, Alun-Alun Kota Serang yang baru, serta penataan sejumlah kawasan perkotaan menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

“Sekarang sudah mulai terlihat beberapa perubahan, seperti pembangunan Royal Baroe, alun-alun baru, dan penataan kawasan lainnya. Kawasan di depan juga kini terlihat lebih indah dan lebih rapi,” ujarnya.

Meski demikian, Budi mengingatkan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara instan. Seluruh program membutuhkan tahapan dan proses agar hasilnya maksimal serta berkelanjutan.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

“Semua proses membutuhkan tahapan dan tentunya perlu dukungan dari seluruh masyarakat Kota Serang,” pungkasnya.

Penulis: Ade Faturohman
Editor: Usman Temposo