CILEGON – Alumni Metalurgi (ALUMET) Untirta memperluas jaringan kolaborasi dengan menggandeng perusahaan-perusahaan milik alumni. Langkah itu mereka tandai melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU untuk membuka kerja sama strategis antara organisasi alumni dan dunia industri.
ALUMET Untirta menggelar penandatanganan MoU dalam kegiatan bertajuk “ALUMET RISE – Reconnect, Innovate, Synergize, Empower” di The Agathon Function Centre, Summarecon BSD, Tangerang, Minggu (23/8/2026).
Ketua Umum ALUMET Untirta, Teddy J. Simatupang menegaskan, MoU tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas sinergi antaralumni, termasuk alumni yang kini berkiprah sebagai akademisi, praktisi industri, maupun peneliti.
“ALUMET adalah wadahnya, tempat kita bersatu, berkontribusi, dan membangun masa depan bersama,” kata Teddy.
Selain mempertemukan alumni dan pelaku industri, ALUMET juga memberi ruang bagi perusahaan milik alumni untuk memaparkan kiprah dan perkembangan bisnis mereka. Dalam kesempatan itu, ALUMET turut memperkenalkan Alumet App, platform digital yang mendukung komunikasi, memperkuat jaringan, dan menggerakkan program organisasi secara berkelanjutan.
ALUMET juga memberikan penghargaan kepada sejumlah alumni yang berperan membangun identitas organisasi. Penghargaan tersebut diberikan kepada pencipta Mars Metal, penggagas berdirinya ALUMET, serta pencipta logo ALUMET.
“Kami juga memberikan penghargaan kepada alumni yang berjasa bagi organisasi. Apresiasi ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam membangun identitas dan fondasi organisasi,” ujar Teddy.
Dewan Penasehat ALUMET Untirta, Agus Pramono menilai, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali ikatan antaralumni Teknik Metalurgi Untirta dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi.
“Ini acara yang sangat baik karena menjadi wadah untuk menyatukan dan mempererat kembali para alumni Teknik Metalurgi Untirta, dari berbagai angkatan hingga alumni yang telah berkiprah di dunia industri maupun bidang lainnya,” katanya.
Agus juga menyoroti kebutuhan Jurusan Teknik Metalurgi Untirta terhadap tambahan tenaga dosen. Ia berharap alumni yang telah memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya dapat kembali mengambil peran dalam pengembangan almamater.
Menurutnya, jurusan saat ini tengah mempersiapkan pembentukan Program Magister Rekayasa Metalurgi dan Material. Rencana itu membuka peluang baru bagi alumni untuk melanjutkan pendidikan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pengembangan Teknik Metalurgi Untirta.
“Jurusan Teknik Metalurgi Untirta saat ini sedang mempersiapkan pembentukan Program Magister Rekayasa Metalurgi dan Material. Ini menjadi kesempatan bagi para alumni untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di Untirta, sekaligus membangun kembali kontribusi dan kolaborasi bersama almamater,” tutupnya.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
