Beranda Peristiwa Akibat Keram Saat Berenang, Pria di Tangerang Ini Tenggelam di Kali Cisadane

Akibat Keram Saat Berenang, Pria di Tangerang Ini Tenggelam di Kali Cisadane

87
0
Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam.

TANGERANG – Nasib nahas dialami Diki Wahyudi (21), lantaran tenggelam saat berenang di kali Cisadane akibat kelelahan dan mengalami keram, Kamis (7/11/2019) sore.

Saat dikonfirmasi, Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Rizki mengatakan, waktu kejadian korban berenang bersama 2 temannya yang berenang di pinggiran, sementara korban di tengah.

Akibatnya, saat hendak menepi, kata Rizki, korban kelelahan dan seketika mengalami keram sehingga tenggelam dan anehnya, tidak diketahui oleh temannya.

“Awal-awal teman-temannya itu tidak sadar temannya tenggelam, sampai akhirnya mereka kebingungan dimananya temannya itu dan akhirnya ketemu bahwa temannya ini tenggelam. Kedua rekan korban sempat meraih tangannya namun terlepas dan akhirnya korban pun tenggelam,” ujar Rizki saat dihubungi BantenNews.co.id, Jumat (8/11/2019).

Menurut Rizki, korban sampai saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian secara intens oleh tim SAR gabungan yang dimulai sejak Jumat (8/11/2019) pukul 07.00 pagi tadi.

“Pencarian pagi ini melibatkan kurang lebih sekitar 50 personil tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Neglasari, Damkar Kota Tangerang, PMI Kota Tangerang, Tagana Kota Tangerang, Sudin Tata Air Kota Tangerang, IEA, MTA, KCR, BAZNAS, Lalang Buana, dan masyarakat setempat,” paparnya.

Pencarian pagi ini, lanjut Rizki, akan difokuskan di sekitar lokasi kejadian hingga radius 1 KM, karena melihat kondisi air yang landai diperkirakan korban masih ada di area tersebut.

“Pencarian akan dibagi ke 3 area dimana area pertama akan dilakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian dan juga menebar jangkar, kemudian area kedua akan dilakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari lokasi kejadian hingga pintu air sepuluh kali Cisadane dengan radius kurang lebih 1 KM,” jelasnya.

Lanjut Rizki, pihaknya juga sudah memberikan informasi kepada penjaga pintu air sepuluh untuk melakukan pemantauan di sekitar pintu air dan menghubungi pihak terkait apabila ada tanda-tanda dari korban.

“Korban tenggelam pada kamis kemarin sekitar pukul 18.45 WIB. Korban yang pada saat itu sedang berenang dengan kedua temannya hingga akhirnya mengalami keram dan kelelahan,” pungkasnya (Ihy/Red)