Beranda Pemerintahan Ratusan Personel Dikerahkan Amankan Aksi Refleksi Satu Tahun Gubernur dan Wakil Gubernur...

Ratusan Personel Dikerahkan Amankan Aksi Refleksi Satu Tahun Gubernur dan Wakil Gubernur Banten

Massa aksi refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni saat beraudiensi di kawasan KP3B.

SERANG – Polda Banten mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Kesatuan BEM se-Provinsi Banten di depan gerbang Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Jumat (20/2/2026).

Sekitar 75 mahasiswa mengikuti aksi yang bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Dalam aksinya, para mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi kinerja pemerintah daerah di sektor pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru, pemerataan pembangunan, serta dugaan praktik pungutan liar di salah satu wilayah Kabupaten Pandeglang.

Pengamanan aksi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki. Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, kehadiran Kapolda bertujuan menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Kapolda memantau dan mengendalikan langsung pengamanan agar aksi berjalan aman dan tertib. Polri hadir untuk mengawal aspirasi masyarakat tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Maruli menjelaskan, pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan dialogis. Personel yang dilibatkan terdiri atas 130 anggota Polresta Serang Kota, dua pleton Direktorat Samapta Polda Banten, serta satu kompi Satuan Brimob Polda Banten.

Sekitar pukul 16.50 WIB, perwakilan mahasiswa melakukan audiensi dengan Gubernur Banten Andra Soni bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lingkungan KP3B.

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kesejahteraan guru, pembangunan infrastruktur di wilayah Lebak dan Tangerang, hingga transparansi tata kelola pemerintahan.

Pihak kepolisian mengapresiasi sikap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai tanpa tindakan anarkis selama aksi berlangsung.

“Aksi berjalan tertib dan massa tidak mudah terprovokasi. Ini menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi,” kata Maruli.

Baca Juga :  BPN Sebut Mengurus Berkas Jual Beli Tanah di Tangsel Wajib Pakai Kartu BPJS

Setelah audiensi dan sesi foto bersama, massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 17.40 WIB. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

“Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banten melalui sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan mahasiswa,” pungkasnya.

Penulis: Rasyid
Editor: Usman Temposo