Beranda Peristiwa SPBU Kedaton Cikupa Tanggung Biaya Perbaikan Kendaraan Korban Pertalite Tercampur Air

SPBU Kedaton Cikupa Tanggung Biaya Perbaikan Kendaraan Korban Pertalite Tercampur Air

Warga saat mengambil sampel Pertalite yang diduga bercampur air (Foto: Istimewa)

KAB. TANGERANG – Pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kedaton, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, akhirnya menanggung seluruh biaya perbaikan kendaraan para konsumen yang diduga terdampak bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite bercampur air.

Kompensasi tersebut diberikan setelah sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan usai membeli Pertalite di SPBU bernomor 34-15705 yang berlokasi di Jalan Raya Cikupa–Pasar Kemis.

Salah satu korban, Roni Gunawan, mengatakan pihak SPBU Kedaton telah menanggung biaya perbaikan kendaraannya. Total kompensasi yang diterimanya mencapai sekitar Rp4,6 juta, termasuk pengembalian uang pembelian BBM.

“Kita juga berpikir mengembalikan kepercayaan konsumen itu tidak mudah. Tapi saya bersyukur mereka sudah mengembalikan 100 persen. Itu bentuk pertanggungjawaban yang baik,” kata Roni saat dikonfirmasi Bantennews.co.id, Jumat (30/1/2026).

Roni menambahkan, selain dirinya, para korban lainnya juga telah menerima ganti rugi sesuai struk bengkel masing-masing. Seluruh biaya perbaikan ditanggung oleh pihak SPBU.

“Tinggal sisa dua atau tiga orang yang belum klaim,” ujarnya.

Sebagai konsumen, Roni berharap pihak SPBU dapat meningkatkan pengawasan serta menjaga kualitas BBM agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, SPBU Kedaton merupakan salah satu SPBU yang cukup dekat dengan tempat tinggalnya di Perumahan Suvarna Sutera dan kerap digunakan masyarakat sekitar.

“Meskipun mereka menginformasikan bahwa sekarang sudah aman, tapi karena sudah pernah kejadian begini kan jadi ngeri,” katanya.

Dari hasil pertemuan dengan pihak SPBU, Roni menyebutkan saat ini pengelola tengah melakukan investigasi untuk mengetahui sumber permasalahan, termasuk kemungkinan kebocoran pada tangki penyimpanan BBM.

“Mereka sedang investigasi, dicek kebocorannya dari mana,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Kedaton. Bantennews.co.id telah mencoba mengonfirmasi salah satu nomor manajemen SPBU tersebut, namun belum mendapatkan respons.

Baca Juga :  Arus Balik dari Bakauheni ke Banten Membludak, Tol Trans Sumatera Macet

Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo