Beranda Peristiwa Banyak Dikeluhkan Pengendara, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Akhirnya Diperbaiki

Banyak Dikeluhkan Pengendara, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Akhirnya Diperbaiki

Alat berat milik UPT PPJ PUPR Banten melakukan pembongkaran ruas Jalan Raya Pandeglang–Cipacung di kawasan Gardu Tanjak.

PANDEGLANG – Ruas Jalan Raya Pandeglang–Cipacung, tepatnya di Kampung Gardu Tanjak, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Banten, akhirnya kembali diperbaiki oleh Unit Pelaksana Teknis Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPT PPJ) Dinas PUPR Provinsi Banten.

Perbaikan dilakukan setelah kondisi jalan tersebut banyak dikeluhkan para pengguna jalan. Sebelumnya, pada pertengahan Desember 2025, UPT PPJ PUPR Banten sempat melakukan perbaikan dengan metode tambal sulam. Namun, belum genap satu bulan, kondisi jalan kembali rusak bahkan lebih parah dari sebelumnya.

Selain dipenuhi lubang, minimnya penerangan jalan umum di kawasan tersebut turut memperburuk situasi dan kerap memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Pembantu PPTK Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada UPT PPJ PUPR Banten, Muharor Adiyasa, mengatakan total panjang ruas jalan yang saat ini diperbaiki mencapai 3,6 kilometer, mulai dari kawasan Gardu Tanjak hingga gapura selamat datang di Cipacung.

Adi mengakui, perbaikan jalan ini dilakukan karena banyaknya laporan dan keluhan masyarakat, terutama terkait seringnya terjadi kecelakaan serta kendaraan berat yang kesulitan melintasi jalan menanjak tersebut.

“Kami sering menerima laporan kecelakaan lalu lintas, termasuk kendaraan berat yang tidak kuat menanjak di wilayah ini. Karena itu kami lakukan perbaikan, mengingat ruas jalan ini juga merupakan jalur vital,” kata Adi saat ditemui di lokasi, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, terdapat delapan titik ruas jalan yang diperbaiki dengan metode pembongkaran total, sementara titik lainnya ditangani menggunakan metode tambal sulam.

“Untuk metode pembongkaran total ada delapan titik, sisanya kami tangani dengan tambal sulam. Target pengerjaan kami dua hari selesai, selama tidak ada kendala di lapangan,” jelasnya.

Menurut Adi, cepatnya kerusakan jalan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya curah hujan yang tinggi serta tingginya intensitas kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur tersebut.

Baca Juga :  Dikenal Sosok Peduli Lingkungan, Ini Mimpi Almarhum Husni Hasan yang Belum Terwujud

“Curah hujan tinggi menjadi salah satu faktor utama, ditambah kendaraan berat yang sering melintas,” ujarnya.

Ia menambahkan, UPT PPJ PUPR Banten secara rutin melakukan pemeliharaan jalan sepanjang tahun, baik dengan metode tambal sulam maupun perbaikan total.

“Prinsipnya, pemeliharaan rutin kami lakukan di seluruh ruas jalan sepanjang tahun. Setiap ada kerusakan, akan kami tangani sesuai dengan kondisi di lapangan,” tutupnya.

Penulis: Memed
Editor: Usman Temposo