Beranda Peristiwa Duel Pelajar Pandeglang Menggunakan Sajam Viral di Medsos

Duel Pelajar Pandeglang Menggunakan Sajam Viral di Medsos

Tangkapan layar duel dua pelajar di Pandeglang. (Istimewà

PANDEGLANG – Dunia maya kembali dihebohkan sebuah video duel pelajar di Pandeglang dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Berdasarkan penelusuran BantenNews.co.id, diperoleh informasi jika peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Panimbang-Sumur tepatnya di Kampung Cisiih, Desa Tangkilsari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Jumat (19/12/2025) kemarin.

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu memperlihatkan seorang pelajar mencoba menantang pelajar lainnya sambil menenteng sajam jenis parang. Keduanya sempat saling serang menggunakan sajam, sampai bergumul di sebuah parit.

Ironisnya, rekan kedua pelajar itu bukan mencegah duel terjadi, malah ikut menyemangati. Bahkan, mereka terus merekam aksi keduanya tanpa ada yang mau memisahkan.

Menanggapi video tersebut, Kapolsek Cimanggu, AKP Supriyadi membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, usai kejadian pihaknya langsung memanggil para pelajar tersebut guna dimintai keterangan.

Berdasarkan hasil pengakuannya, kedua orang yang terlibat dalam duel tersebut yakni WF siswa SMPN 1 Sumur dan MAF siswa asal SMPN 1 Cibaliung.

Selain memanggil kedua pelajar tersebut, pihaknya juga memanggil 4 orang siswa Mts Mathlaul Anwar dan 6 orang siswa SMPN 1 Sumur yang berada di lokasi pada saat perkelahian terjadi.

“Ya betul tadi malam setelah dikumpulkan oleh gurunya dan orangtuanya di Polsek Cimanggu dan membuat surat pernyataan dikembalikan ke orangtuanya,” kata Kapolsek, Sabtu (20/12/2025).

Ia menjelaskan, awalnya para pelajar ini tergabung dalam grup media sosial Instagram bernama MTX.baspar.487. Di mana di dalam grup tersebut beranggotakan siswa SMPN 1 Cibaliung, SMPN 2 Cimanggu, SMPN 1 Sumur, Mts Babul Ulim Cibaliung dan Mts Mathlaul Anwar Sumur.

Di dalam grup tersebut MAF menantang para anggota grup untuk berkelahi dengannya dan tantangan tersebut dijawab oleh WF. Setelah waktu dan lokasi ditentukan keduanya berhadapan untuk melakukan duel.

Baca Juga :  Bawa Sajam, Geng Pelajar SMP di Kragilan Gagal Tawuran

“Menurut keterangan siswa yang terlibat perkelahian tidak ada permasalahan atau dendam pribadi di antara mereka dan perkelahian tersebut sengaja direkam dan disebarkan hanya untuk membuat konten di media sosial,” jelasnya.

Meski para pelajar sudah dikembalikan kepada orangtuanya namun polisi tetap menyita 1 bilah sajam berupa parang dengan panjang 65 centimeter barang bukti.

“Setelah diberikan arahan dan membuat surat pernyataan tidak akan mengulanginya para siswa ini kami kembalikan kepada orangtua serta guru sekolah masing-masing,” tutupnya.

Penulis : Memed
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd