Beranda Pemerintahan Lonjakan Wisatawan Nataru, DLH Pandeglang Diingatkan Serius Penanganan Sampah di Kawasan Pantai

Lonjakan Wisatawan Nataru, DLH Pandeglang Diingatkan Serius Penanganan Sampah di Kawasan Pantai

Wisatawan di Pantai Batu Saung, Kabupaten Serang. (Rasyid/bantennews)

PANDEGLANG – Persoalan kebersihan lingkungan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pandeglang menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Lonjakan jumlah wisatawan diperkirakan akan berdampak langsung pada peningkatan volume sampah, terutama di kawasan wisata pantai.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, bersama Wakil Bupati Iing Andri Supriadi di Aula Hotel Mutiara Carita, Jumat (12/12/2025).

Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, secara khusus menyoroti kesiapan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam mengantisipasi lonjakan sampah selama masa liburan. Menurutnya, persoalan kebersihan kerap menjadi keluhan wisatawan dan harus ditangani secara serius agar tidak merusak citra daerah tujuan wisata.

“Volume sampah pasti meningkat dan berpotensi berserakan di lokasi-lokasi wisata. Armada kebersihan harus disiagakan, khususnya di wilayah pesisir seperti Carita dan Sumur. Targetnya, sampah sudah bersih dan steril menjelang sore hari. Ini memang tidak mudah, namun harus diantisipasi agar lingkungan tetap terjaga,” tegas Iing.

Ia menilai, pengelolaan sampah saat libur Nataru membutuhkan kerja ekstra dan perencanaan matang, mulai dari kesiapan armada, penambahan personel kebersihan, hingga pengaturan jadwal pengangkutan sampah di titik-titik rawan penumpukan.

Selain DLH, Iing juga meminta peran aktif pemerintah kecamatan, desa, pengelola wisata, serta pelaku usaha untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci agar kawasan wisata tetap bersih, nyaman, dan aman bagi pengunjung.

“Kebersihan ini bukan hanya tugas DLH. Semua pihak harus terlibat, termasuk pengelola pantai, hotel, dan masyarakat sekitar. Jangan sampai sampah dibiarkan menumpuk karena akan berdampak pada kenyamanan wisatawan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dari pelayanan publik selama libur akhir tahun. Menurutnya, kenyamanan wisatawan tidak hanya ditentukan oleh keamanan, tetapi juga oleh kondisi lingkungan yang bersih dan tertata.

Baca Juga :  Duh, Banyak Perusahaan Angkutan B3 di Banten Labrak Aturan

“Pandeglang dikenal dengan wisata pantainya. Kalau sampah tidak tertangani dengan baik, tentu akan menurunkan kepercayaan dan minat wisatawan. Karena itu, kami minta seluruh OPD terkait benar-benar siap dan siaga,” kata Dewi.

Rapat Forkopimda tersebut menjadi momentum awal bagi Pemkab Pandeglang untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dalam penanganan kebersihan lingkungan, agar perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tetap ramah lingkungan.

Tim Redaksi