Beranda Pendidikan Kerap Banjir, Ruang Kelas SDN Bendungan 1 Cilegon Ternyata Dibangun di Atas...

Kerap Banjir, Ruang Kelas SDN Bendungan 1 Cilegon Ternyata Dibangun di Atas Selokan

SDN Bendungan 1 Kota Cilegon saat terendam banjir

CILEGON – Wali Kota Cilegon, Robinsar, meninjau sejumlah titik banjir di Kecamatan Cilegon, termasuk SDN Bendungan 1 yang selama ini kerap terendam setiap hujan deras. Dalam kunjungan tersebut, Robinsar tampak kaget setelah mengetahui bahwa salah satu ruang kelas di sekolah itu ternyata dibangun tepat di atas selokan.

“Kok kita bikin bangunannya di atas selokan? Kenapa ini dibangunnya di atas selokan, Bu?” tanya Robinsar seraya bertanya ke salah seorang guru SDN Bendungan 1 dengan nada heran mengutip konten Instagram resminya di @robinsar19.

Menurutnya, pembangunan ruang kelas di atas saluran air jelas memicu masalah banjir, karena aliran air tertutup dan tidak bisa mengalir dengan normal.

Akibatnya, setiap hujan deras, air langsung naik dan menggenangi ruang kelas dan kawasan sekolah hingga aktivitas belajar mengajar terganggu. Bahkan lantai ruang kelas selalu rusak jika hujan deras melanda.

Selain di sekolah, Robinsar juga meninjau kawasan permukiman di Lingkungan Cidunak RT 05 RW 04 yang terdampak banjir akibat selokan dan kali yang tak mampu menampung debit air.

Robinsar melihat beberapa tembok warga jebol diterjang air, serta adanya bangunan-bangunan yang berdiri di atas jalur aliran air.

Robinsar menegaskan perlunya pembersihan selokan, pelebaran kali, serta penataan bangunan yang mengganggu aliran air.

Ia juga menginstruksikan agar alat berat segera diturunkan setelah selesai dari titik lain untuk menormalisasi aliran di kawasan tersebut.

“Nanti komunikasikan dengan warga. Kalinya dilebarkan, dan tembok penahan itu diganti yang baru. Kalau beko sudah beres di tempat lain, turunkan ke sini,” tegasnya.

Ia memastikan Pemerintah Kota Cilegon akan mengevaluasi tata letak bangunan di sekolah maupun permukiman agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.

Baca Juga :  Hadapi Tantangan Zaman, Guru di Kota Tangerang Dituntut Lebih Innovatif

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin