Beranda Kesehatan Dua Pegawai Positif Covid-19, MPP Pandeglang Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, MPP Pandeglang Tutup Sementara

397
0
Pegawai Mall Pelayanan Publik (MPP) Pandeglang memasang spanduk penutupan sementara pelayanan. (Memed/Bantennews.co.id)

 

PANDEGLANG – Petugas Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pandeglang menutup sementara layanan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan lantaran ada dua pegawai MPP yang terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan layanan dilakukan dari 26 – 27 Oktober 2020 dan akan dibuka kembali pada 2 November 2020 mendatang.

Pengelola MPP Pandeglang, Erik Widaswara menegaskan, dua pegawai yang positif Covid-19 bukan pegawai yang menjaga konter di MPP melainkan pegawai yang ada di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).



“Benar, ada dua orang pegawai hasil swab test terkonfirmasi Covid-19. Namun dua orang itu bukan petugas konter MPP, karena hasil swab tes dua kali berturut-turut para petugas konter MPP nihil yang reaktif atau positif,” jelas Erik, Selasa (27/10/2020).

Erik menjelaskan, penutupan layanan bagi masyarakat karena akan dilakukan sterilisasi oleh petugas di semua areal MPP agar Covid-19 tidak menyebar baik kepada pegawai DPMPTSP, petugas MPP dan masyarakat.

“Kami tutup dulu pelayanan di MPP selama dua hari karena kami bakal lakukan sterilisasi. Kebetulan ada cuti bersama, makanya tutupnya dua hari saja, dan 2 November 2020 mendatang sudah buka lagi,” katanya.

Kata dia, karena pelayanan di MPP dihentikan maka pelayanan sementara diserahkan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing – masing. “Jadi masyarakat ketika hendak membuat seperti administrasi kependudukan bisa langsung ke Disdukcapil saja, karena sementara ini pelayanan kami serahkan ke OPD masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Pengelola MPP Pandeglang lainnya, Tedy Fauzi menambahkan, selama pandemi covid-19 pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak ketika akan melayani masyarakat.

“Kami ketatkan 3 M dengan menyediakan cek suhu tubuh, tempat cuci tangan, hand sanitazer dan semua petugas dibekali masker serta sarung tangan,” ungkapnya.

Bahkan kata Tedi, setiap satu minggu pihaknya dua kali melakukan penyemprotan disinfektan terhadap Gedung MPP tersebut. “Penyemprotan disinfektan sebetulanya rutin setiap sore, seminggu 2 kali. Karena kami punya alat sendiri untuk melakukan penyemprotan,” tutupnya. (Med/Red)