Beranda Kampus 715 Wisudawan Untirta Dikukuhkan, Rektor: Ini Awal Perjalanan Sesungguhnya

715 Wisudawan Untirta Dikukuhkan, Rektor: Ini Awal Perjalanan Sesungguhnya

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026 dengan penuh khidmat di Auditorium Kampus Sindangsari, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (12/4/2026).

SERANG — Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026 dengan penuh khidmat di Auditorium Kampus Sindangsari, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (12/4/2026). Sebanyak 715 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dikukuhkan dalam prosesi akademik tersebut.

Prosesi wisuda dibuka oleh Ketua Senat Untirta, Rudi Zulfikar, dan dihadiri Rektor Untirta Fatah Sulaiman, jajaran wakil rektor, anggota senat, pimpinan fakultas, serta sivitas akademika.

Dalam sambutannya, Rektor Fatah Sulaiman menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang lebih menantang di tengah dinamika global.

“Wisuda bukan titik akhir, tetapi titik awal perjalanan sesungguhnya di dunia yang dinamis, penuh perubahan teknologi, dan ketidakpastian global,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya resiliensi sebagai bekal utama lulusan dalam menghadapi masa depan. Para wisudawan juga didorong untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Orasi ilmiah disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Kebudayaan RI Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ismunandar. Dalam orasinya, ia menyoroti peran strategis pendidikan dan riset di tengah berbagai krisis global.

“Saat dunia terluka, sumber daya manusia berbasis pengetahuan dan riset adalah jawabannya. Pendidikan menjadi obat bagi tantangan zaman,” ujarnya.

Ia juga mengangkat keteladanan Syekh Yusuf Al-Makassari sebagai inspirasi generasi terdidik Indonesia. Tokoh abad ke-17 itu dikenal sebagai ulama, ilmuwan, sekaligus pejuang anti-kolonialisme yang kiprahnya hingga ke Afrika Selatan.

Kepada para wisudawan, Ismunandar berpesan tiga hal penting, yakni ketekunan, keberanian untuk terus melangkah maju, serta kemampuan membangun perspektif waktu dalam merancang masa depan.

“Jadilah solusi. Jadilah penyembuh bagi dunia yang tidak baik-baik saja. Kini saatnya saudara-saudara menulis sejarah,” ujarnya.

Baca Juga :  Menjalani Ibadah Puasa Ramadhan di Tengah Pandemi

Pada kesempatan tersebut, Untirta juga memberikan penghargaan kepada sepuluh wisudawan terbaik dari berbagai jenjang, mulai dari diploma hingga doktoral. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian akademik yang gemilang, dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) nyaris sempurna.

Sepuluh wisudawan yang mendapat penghargaan tersebut adalah Miska N. Evasina, A.Md. (D3 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, IPK 3,77); Herdi Hidayat, S.H. (S1 Hukum, Fakultas Hukum, IPK 3,94); Vivi Insani, S.Pd. (S1 Pendidikan Sosiologi, FKIP, IPK 3,94); Zahra Dwi Maharani, S.T. (S1 Teknik Industri, Fakultas Teknik, IPK 3,81); Poppy Amelia, S.P. (S1 Agribisnis, Fakultas Pertanian, IPK 3,95); Dzikra Najwa, S.E. (S1 Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, IPK 3,91); Stefhanie Ardianty, S.I.Kom. (S1 Ilmu Komunikasi, FISIP, IPK 3,99); Shofa Usw. Hasanah, S.Gz. (S1 Gizi, Fakultas Kedokteran, IPK 3,80); Rino Indriyanto, M.T. (S2 Teknik Industri dan Manajemen, Fakultas Teknik, IPK 4,00); serta Dr. Nada Shofa Lubis (S3 Pendidikan, Pascasarjana, IPK 3,99).

Tim Redaksi