Beranda Peristiwa 2 Pemuda Lebak Jadi Korban Begal, Rp3 Juta dan Dua HP Raib

2 Pemuda Lebak Jadi Korban Begal, Rp3 Juta dan Dua HP Raib

Saepul korban begal menunjukkan bekas luka. (Sandi/bantennews)

LEBAK — Dua pemuda asal Kampung Baru, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, menjadi korban pembegalan saat perjalanan pulang dari Jakarta, Rabu (23/9/2026) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB.

Kedua korban, Sigit (27) dan Saepul, menghadapi delapan orang yang mengendarai empat sepeda motor. Pelaku mengejar keduanya hingga ke kawasan kebun sawit di Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja.

Sigit mengatakan, kejadian bermula ketika delapan orang tersebut tiba-tiba menghadang perjalanan mereka. Karena takut, Sigit langsung memacu sepeda motornya.

“Dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke Rangkasbitung, ada sekitar 8 orang dengan menggunakan 4 motor berboncengan tiba-tiba memberhentikan saya. Karena takut, saya pun langsung tancap gas,” kata Sigit saat ditemui, Kamis (24/9/2026).

Namun, para pelaku terus mengejar. Saat memasuki kawasan kebun sawit, pelaku menyalip dan menendang sepeda motor korban hingga Sigit dan Saepul terjatuh.

“Pelaku langsung menyalip dan menendang motor hingga saya dan teman terjungkal ke tanah. Para pelaku langsung menghajar membabi buta dengan benda tumpul hingga semua badan mengalami luka-luka,” ujarnya.

Sigit mengaku, empat pelaku mengeroyok dirinya menggunakan benda tumpul. Sementara empat pelaku lainnya membawa Saepul ke dalam kebun sawit dan mengeroyoknya.

Setelah menghajar kedua korban, para pelaku merampas uang tunai sekitar Rp3 juta dari saku celana Sigit. Mereka juga membawa dua telepon seluler milik Sigit dan Saepul.

“Setelah memukuli, para pelaku mengambil uang sebesar Rp3 juta yang berada di dalam saku celana saya, dan juga mengambil handphone saya dan juga handphone milik teman saya Saepul,” ungkapnya.

Serangan tersebut membuat Sigit dan Saepul mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuh.

“Badan saya dan badan Saepul mengalami luka memar akibat pukulan benda tumpul yang dilakukan oleh para pelaku,” ucapnya.

Baca Juga :  Tambang Batu Bara Ilegal Kembali Marak di Bayah

Sigit dan Saepul kemudian melaporkan pembegalan tersebut ke Polres Lebak. Polisi kini menangani laporan tersebut untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.

Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd