Beranda Advertorial Yuk Ditiru! Cara Ibu-ibu Kontrakan Ajarkan Anak Cuci Tangan

Yuk Ditiru! Cara Ibu-ibu Kontrakan Ajarkan Anak Cuci Tangan

Ibu Muth tengah mencuci tangan anaknya setelah bermain di luar kontrakan. (Foto: Memed/Bantennews.co.id)

PANDEGLANG – Makin merebaknya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Banten membuat semua elemen masyarakat harus ikut serta menggalang protokol kesehatan terutama gerakan Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak atau gerakan 3M.

Gerakan 3M yang diterapkan oleh ibu-ibu kontrakan di Kampung Maja Tengah, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Siti Muthoharotul Wahidah ini patut ditiru oleh warga lain.

Selain menerapkan gerakan 3M saat melakukan aktivitas di luar rumah, Siti juga mewajibkan anggota keluarganya mencuci tangan sesudah dan sebelum beraktivitas di luar ruangan.

“Kalau prinsip saya itu mencegah lebih baik daripada mengobati makanya saya mewajibkan anak dan suami saya menerapkan 3M. Pemerintah juga sudah menggembor-gemborkan gerakan ini jadi sudah sepatutnya kita juga menerapkan di keluarga kita, kalau sudah kena penyakit kan repot urusannya,” jelas Muth sambil tertawa, Rabu (30/9/2020).

Ia mengaku sebelum suaminya berangkat kerja, masker dan hand sanitizer pasti sudah tersedia di tas suaminya. Kata dia, aktivitas suami yang setiap hari bertemu dengan orang banyak menuntut dirinya untuk lebih ekstra memerhatikan kondisi kesehatan.

“Pokoknya masker dan hand sanitizer pasti sudah saya simpan di tas, kalau saya lihat dia tidak pakai masker pas mau kerja pasti saya ingatkan. Tidak apa-apa dibilang rewel juga yang penting tujuannya baik. Anak saya juga sudah saya biasakan mencuci tangan dan alhamdulilah kalau tangannya kotor pasti dia yang ngajak saya buat cuci tangan,” ungkap perempuan satu anak ini.

Dirinya berharap gerakan 3M yang ia terapkan pada keluarganya juga bisa diikuti oleh warga lain. Sebab kata dia, selain membantu program pemerintah gerakan ini juga untuk kesehatan setiap individu.

“Meski tidak langsung mereka mau tapi secara perlahan saya mengajak tetangga di kontrakan untuk ikut menerapkan gerakan ini, karena kan tujuannya untuk kebaikan kita dan orang lain. Ya semoga aja dengan saya mencontohkan langsung mereka juga mau ikut menerapkan,” tutupnya. (Med/Red/SG)