MEDAN — PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus melakukan pemulihan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah Sumatra yang terdampak banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025. Gangguan masih terjadi pada ratusan BTS yang berada di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Regional Group Head XLSMART West Region, Desy Sari Dewi, mengatakan tim teknis perusahaan bekerja selama 24 jam untuk menjaga layanan tetap berjalan, terutama bagi masyarakat dan pihak berwenang yang menangani bencana.
“Tim kami terus berupaya memulihkan jaringan dan memobilisasi genset untuk menjaga operasional BTS. Kondisi medan yang tergenang banjir dan tertutup material longsor menjadi tantangan yang memperlambat proses perbaikan,” ujarnya.
Hingga kini, terdapat 691 BTS terdampak, terdiri dari:l 538 BTS di Aceh (Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang) ,120 BTS di Sumatera Utara (Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga), dan 33 BTS di Sumatera Barat (Padang Pariaman, Tanah Datar, Solok)
Meski menghadapi kendala seperti keterbatasan BBM genset dan akses jalan yang tertutup longsor, sebagian layanan dilaporkan mulai pulih secara bertahap.
Selain pemulihan jaringan, XLSMART menyalurkan bantuan darurat melalui program CSR “XLSMART Peduli Bencana Sumatra”. Bantuan disalurkan bersama DT Peduli, UMKM lokal, mitra diler, dan aparat setempat.
Paket bantuan berisi sembako, makanan ringan, minuman, serta kebutuhan bayi dan anak. Bantuan akan dibagikan ke enam wilayah terdampak terparah, yakni Pidie Aceh, Lhoksumawe, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.
Penyerahan bantuan dimulai pada Jumat (28/11) di Pidie Aceh dan berlanjut pada Senin (1/12) ke Padang Pariaman, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal.
“Kami sudah menyalurkan bantuan di dua titik dan terus bergerak menuju lokasi lainnya. Dengan segala keterbatasan di lapangan, kami berupaya agar seluruh wilayah terdampak bisa menerima bantuan,” kata Desy.
Tim Redaksi
