Beranda Pariwisata Wisata Tanjung Lesung Dilirik Investor China

Wisata Tanjung Lesung Dilirik Investor China

188
0
Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

PANDEGLANG – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Wisata Tanjung Lesung dilirik sejumlah investor yang tertarik menanamkan modalnya.

Direktur Utama PT Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo mengatakan, periode semester kedua tahun 2019, sudah ada beberapa investor yang tertarik untuk bisa mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung.

“Sudah ada investor dari China, Jepang, dan Australia yang sangat tertarik mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung. Meraka melihat Tanjung Lesung memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan bersama-sama,” kata dia, Jumat (20/9/2019).

Salah satu cara untuk menarik minat investor adalah dengan menggelar acara forum bisnis yang mengundang 120 pengusaha dan pemangku kepentingan sektor pariwisata nasional.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, forum bisnis ini menjadi wadah untuk menginformasikan progres infrastruktur dan potensi usaha yang semakin membaik kepada para investor yang sudah masuk maupun calon-calon investor yang akan masuk di KEK Tanjung Lesung.

“Pada intinya, tujuan diadakannya Forum Bisnis ini untuk memberikan informasi terkait pelaksanaan investasi di Pandeglang khususnya di KEK Tanjung Lesung, dan bagaimana kesiapan Pemerintah Daerah dalam mitigasi bencana di daerah KEK Tanjung Lesung, serta insentif dan kemudahan investasi untuk calon investor,” kata Irna dikutip dari detik.com.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan dan Pengelolaan Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bambang Wijanarko yang hadir di acara yang digelar di Menara Batavia, Jakarta, kemarin.

“Dengan adanya forum bisnis ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan investasi di Kabupaten Pandeglang khususnya di KEK Tanjung Lesung,” ungkap Bambang.

Hadir dalam acara yang bertajuk Opportunities at Sunset of Java antara lain Pery Hasanudin, Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Bambang Wijanarko Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan & Pengelolaan Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, lalu Sudiro Roi Santoso Kasubdit Perencanaan & Pemprograman Direktorat Jalan Bebas Hambatan & Perkotaan; Direktorat Jenderal Bima Marga serta Kementerian PUPR, Henky H.P. Manurung Asisten Deputi Pembiayaan & Investasi Kementerian Pariwisata RI serta Poernomo Siswoprasetijo President Direktur PT Banten West Java.

(Red)