Beranda Pemerintahan WH Minta Walikota Edi Ariadi Patuhi Aturan

WH Minta Walikota Edi Ariadi Patuhi Aturan

Gubernur Banten Wahidin Halim

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim meminta Walikota Cilegon Edi Ariadi mematuhi aturan. WH meminta agar Edi menjalankan tugasnya senantiasa berpedoman pada undang-undang dan peraturan yang berlaku secara konsisten dan tidak terjebak dalam persoalan hukum hingga akhir masa jabatan.

“Harus bekerja sesuai dengan peraturan, undang-undang, konsitusi, hukum dan ketentuan-ketentuan agar tidak melakukan penyimpangan,” ujar Wahidin usai melantik Edi, Rabu (20/2/2019).

Terkait bantuan keuangan untuk Kota Cilegon, Gubernur mengatakan bahwa pihaknya akan melihat terlebih dahulu yang menjadi kebutuhan prioritas dan kemampuan Pemprov Banten untuk memberikan bantuan kepada Kota Cilegon. “Kita lihat dulu, buat apa saja, dan kita kan harus berkeadilan,” tuturnya.

Sementara, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy yang turut hadir dalam acara pelantikan mengucapkan selamat atas dilantikan Edi Ariadi sebagai Walikota Cilegon. Setelah pelantikan ini, ujar Wagub, Wagub meminta Edi untuk langsung menjalankan tugas agar dapat mencapai target perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan Pemkot Cilegon periode 2016-2021.

Selain itu, dapat memaksimalkan pelayanan publik dan program-program lainnya agar memberikan dampak positif bagi kemajuan Kota Cilegon.

“Dalam konteks pemerintahan, bagaimana menjaga fungsi koordinasi antar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, khususnya Kota Cilegon. Bagamaina kita dapat bersama-sama mensinergikan program kebijakan untuk dapat mencapai tujuan yang memang sudah diaplikasikan sesuai dengan rencana kerja baik itu dari Pemprov Banten maupun Pemkot Cilegon tentunya,” jelas Andika.

Walikota Cilegon Edi Ariadi menyampaikan, setelah dirinya dilantikan, target yang menjadi fokus dalam dua tahun sisa masa jabatannya adalah penyelesaian pekerjaan yang tercantum dalam RPJMD Kota Cilegon 2016-2021.

“Banyak, ada megaproyek Jalan Lingkar Utara, Stadion juga belum selesai, dan Pelabuhan. Itu yang belum, ya hutang lah, termasuk pengendalian banjir,” jelas Edi. (You/Red)