Beranda Hukum Waspada! Ini Lokasi Langganan Penjambretan Komplotan Begal di Tangerang

Waspada! Ini Lokasi Langganan Penjambretan Komplotan Begal di Tangerang

172
0
Ilustrasi - foto istimewa Rmol.com

TANGERANG  – Kapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Indra Jafar, mengungkapkan para pelaku kerap melakukan aksi pembegalan dan penjambretan di wilayah Bintaro, Ciputat, Rempoa, Serpong, Pondok Aren, Kemang, Pondok Labu, Pondok Indah, dan Palmerah.

Itu menyusul Komplotan begal berjumlah 5 dari 7 orang berhasil dibekuk jajaran Polres Metro Jakarta Selatan. Kelima pelaku yang ditangkap masing-masing bernama M Wahyu Ramadhan (17), Teuku Alfath Fiisabilillah (16), Additya Pratama Hakim (18), Fernando Alonso (16) dan Desto Baskara (22). Kelimanya diketahui kerap beroperasi di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta.

Indra menjelaskan, penangkapan terhadap komplotan jambret dan begal ini bermula dari polisi yang menangkap seorang pelaku bernama Desto di Jalan H. Ali RT 004 RW 006 Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa, 3 Juli 2018.

“Setelah tim melakukan pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan aksinya tersebut bersama beberapa rekannya. Atas dasar informasi itu, tim kemudian langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan 4 pelaku lainnya,” kata Indra dilansir kriminologi.id.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, dua pelaku bernama Teuku Alfath dan M Wahyu Ramadhan mengaku belum lama ini bersama rekannya telah merampas sebuah sepeda dan telepon selular di Bundaran Pondok Indah, Jakarta Selatan.

“Sementara untuk hasil kejahatan seperti perampasan sepeda dan lainnya, mereka kerap jual ke Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,” tutur Indra.

Selain mengamankan para pelaku, Indra menambahkan, polisi turut mengamankan beberapa barang bukti antara lain 1 bilah celurit, 10 buah ponsel berbagai merek dan 2 unit motor. Polisi juga masih memburu 2 pelaku lainnya yang kini masih buron bernama Prast dan Marcel.

“Untuk sementara ini mereka yang ditangkap sudah diamankan Polres Jakarta Selatan dan akan diperiksa secara intesif oleh para penyidik Satreskrim kami,” ucap Indra. (Red)