SERANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian untuk Provinsi Banten yang berlaku pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Berdasarkan informasi BMKG, pada Sabtu, 30 Mei 2026, terdapat potensi hujan dengan kategori waspada atau intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kabupaten Lebak bagian timur dan Kabupaten Serang bagian selatan. Sementara itu, untuk kategori siaga maupun awas tidak terdapat wilayah yang masuk dalam potensi terdampak atau nihil.
Sedangkan pada Minggu, 31 Mei 2026 dan Senin, 1 Juni 2026, BMKG tidak mencatat adanya wilayah di Provinsi Banten yang masuk dalam kategori waspada, siaga, maupun awas. Meski demikian, masyarakat tetap diminta memantau perkembangan cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.
BMKG mengingatkan bahwa meskipun sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau, potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi akibat dinamika atmosfer yang masih aktif. Kondisi tersebut berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang dalam durasi singkat.
Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama di daerah rawan banjir dan longsor. Pengendara juga diminta berhati-hati terhadap potensi jalan licin, genangan air, serta pohon tumbang saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
BMKG juga mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi melalui situs dan kanal informasi BMKG guna memperoleh pembaruan kondisi cuaca hingga tingkat kelurahan dan desa.
Tim Redaksi
