Beranda Peristiwa Warga Terdampak Bau Menyengat Kimia PT Dover Chemical Minta Direlokasi

Warga Terdampak Bau Menyengat Kimia PT Dover Chemical Minta Direlokasi

Suasana Sidak Komisi II DPRD Kota Cilegon dan Manajemen PT Dover Chemical

CILEGON – Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon, Faturohmi menyatakan pihaknya banyak mendapatkan aspirasi warga di Lingkungan Kali Baru RT 04/RW 02, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol. Mereka meminta agar direlokasi ke tempat lain.

Sebab, warga setempat sudah tak betah dengan kondisi paparan bau menyengat kimia dari PT Dover Chemical. Warga khawatir akibat pencemaran udara tersebut menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan warga.

“Aspira warga terdampak minta bedol kampung. Soal aspirasi warga itu PT Dover Chemical akan membicarakan ke tingkat manajemen,” ujar Faturohmi saat Komisi II DPRD Kota Cilegon mengadakan inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Dover Chemical, Senin (28/10/2019).

Dia mengatakan dalam Sidak komisi II tersebut pihaknya ingin memastikan dan mengetahui penyebab bau menyengat tersebut.

“Kita ingin tahu diakibatkan oleh apa, kedua kita ingin memberi masukan kedepan supaya ada perbaikan masalah teknis, terkait SOP-nya kah, safety-nya kah, atau yang lain. Supaya kejadian kemarin tidak terulang lagi,” terangnya.

Terkait penanganan bau menyengat tersebut, lanjutnya, pihak PT Dover Chemical menyatakan akan berkomitmen memperbaiki hal-hal yang memang berpotensi mengakibatkan kejadian serupa.

“Kami juga akan merekomendasikan ke instansi terkait khususnya ke dinas sosial ke dinas kesehatan dan lingkungan hidup,” katanya.

Manager Humas Resource and General Affair PT Dover Chemical, Dade Suparna menyatakan sebenarnya terkait wacana bedol desa sudah diwacanakan sejak lama yakni pada 2016 lalu.

“Pada saat itu kita sudah lakukan pembicara dengan warga, dan kita juga sudah undang tim appraisal untuk menghitung dan evaluasi berapa sih biaya yang diperlukan untuk pembebasan disana. Pada 2016 Dover masih punya kekuatan untuk melakukan relokasi itu. Kemudian hasilnya sudah keluar, namun mungkin warga harganya belum cocok. Sehingga waktu itu agak tertunda,” terangnya.

Saat ini, kata dia, masyarakat mendesak kembali agar direlokasi, namun namun saat ini keuangan PT Dover Chemical tidak memungkinkan. Menurutnya ada sekitar 50 hingga 60 kepala keluarga yang meminta direlokasi.

“Kegiatan usaha perusahaan agak down, bahkan yang tadinya produksinya 100 persen, sekarang 40 persen, makanya kita sekarang menghimpun kekuatan dulu, jadi mudah-mudahan kedepan bisa dilakukan,” katanya.

(Man/Red)