Beranda Peristiwa Warga Tangsel Galang Dana untuk Rumini

Warga Tangsel Galang Dana untuk Rumini

Rumini (44) seorang wali kelas 3A di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipecat dari tempatnya mengajar

 

TANGSEL – Warga Tangsel yang terkumpul dalam group aplikasi chating Whatsapp bernama ‘Tangsel Bicara’ mengumpulkan donasi untuk Rumini yang dianggap sebagai pahlawan yang membongkar pungli pendidikan.

Diberitakan sebelumnya, Rumini merupakan salah satu guru SDN 02 Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, yang dipecat oleh pihak sekolah dan Dinas Pendidikan lantaran mencoba membongkar pungli di sekolahnya.

Rasa prihatin dan kasihan pun muncul di kalangan warga saat melihat kondisi finansial guru honorer itu. Berdasarkan penuturan Rumini sendiri, saat masih mengajar penghasilannya hanya Rp2 juta per bulan. Dirinya pun diketahui masih mengontrak di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Atas dasar itu, anggota group Tangsel Bicara menggalang dana untuk wanita yang berstatus janda itu.

“Saya mengikuti kasusnya dari awal waktu mencuat itu, kan ramai di-share di grup-grup dan sosmed. Kemarin kebetulan ada yang usul untuk urunan, ya udah saya ikut, ikhlas sih saya, karena tujuannya bagus, membongkar pungli di sekolah. Anak-anak saya sendiri mengalami (pungli) di sekolahnya,” ucap Hendra (41), pemilik kedai mie ayam yang tergabung dalam WhatsApp Group “Tangsel Bicara” kepada BantenNews.co.id, Sabtu (13/7/2019).

Hingga Sabtu sekira pukul 11.51 WIB, donasi itu masih terus mengalir. Rencananya mereka akan langsung membelikan smartphone dan menyerahkannya kepada Rumini pada Minggu 14 Juli 2019. Diharapkan, bantuan handphone dapat mempermudah koordinasi Rumini terkait pungli yang diungkapnya.

“Dari info rekan-rekan media ketika berkunjung ke kediaman Rumini, dia sulit berkomunikasi karena handphonenya error serta sudah tidak dapat digunakan lagi. Teman-teman aktivis tergerak untuk membantu Rumini dengan cara sumbangan sukarela untuk membelikan Rumini handphone,” ucap Edi Rusli, aktivis yang ikut menggalang dukungan bagi Rumini.

Pantauan di group WA tersebut, warga menyumbang dengan nominal berbeda-beda. Ada yang Rp100 ribu ada juga yang Rp200 ribu. (Ihy/Red)