Beranda Peristiwa Warga Lebak Tewas Diduga Hirup Gas Asam di Lubang Tambang Emas, 1...

Warga Lebak Tewas Diduga Hirup Gas Asam di Lubang Tambang Emas, 1 Korban Kritis

Ilustrasi

LEBAK — Awaludin (41), warga Kampung Naga Hurip, Desa Mekarjaya, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, dilaporkan meninggal dunia diduga akibat menghirup gas asam di sebuah lubang tambang emas tradisional di Blok Naga Hurip, Desa Mekarjaya, Kecamatan Panggarangan, Lebak, Banten.

Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin membenarkan adanya peristiwa dugaan kecelakaan tambang yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

“Benar, korban bernama Awaludin (41) meninggal dunia dan Umyadi (34) dalam kondisi kritis. Kejadiannya pada Rabu, 13 Mei 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Pihak kepolisian baru mengetahui peristiwa tersebut pada Sabtu, 16 Mei 2026 sekitar pukul 10.30 WIB,” kata Acep saat dihubungi, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua korban pergi ke lokasi lubang tambang untuk melakukan aktivitas pertambangan emas tradisional. Biasanya, kedua korban pulang ke rumah saat waktu Dzuhur, namun hingga sore hari keduanya tak kunjung kembali.

“Karena curiga korban tidak pulang, istri korban kemudian menyusul ke lokasi lubang dan menemukan suami serta rekannya sudah terkapar di bibir lubang tambang,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, istri korban langsung meminta bantuan warga untuk mengevakuasi keduanya.

“Korban meninggal dunia langsung dibawa ke rumah duka, sedangkan korban kritis dibawa ke RSUD Cilograng untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkapnya.

Menurut Acep, korban diduga menghirup gas asam yang berada di dalam lubang tambang. Pasalnya, lubang tersebut sudah lama tidak digarap dan kayu penyangga di dalam lubang telah membusuk sehingga diduga memicu munculnya gas beracun.

“Korban masuk ke dalam lubang emas itu untuk mengambil alat-alat tambang yang berada di dalam. Korban meninggal dunia sudah dimakamkan pada Kamis, 14 Mei 2026, sementara korban kritis hingga kini masih menjalani perawatan di RSUD Cilograng,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kebakaran di Purwakarta Cilegon, 2 Mobil dan 6 Motor Ludes Terbakar

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo