Beranda Advertorial Warga Kelurahan Sukajaya Intensifkan Semangat Gotong Royong

Warga Kelurahan Sukajaya Intensifkan Semangat Gotong Royong

115
0
Masremi, Lurah Sukajaya. (Nindi/bantennews)

SERANG – Sebagai wilayah yang termasuk dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang terus bersinergi dengan melakukan kegiatan gotong royong untuk memelihara lingkungan yang bersih dan nyaman.

Program Kotaku sendiri merupakan program dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai langkah untuk menata permukiman kumuh agar menjadi permukiman yang indah.

Salah Satu Kegiatan Kerja Bakti di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang. (Foto: Dokumentasi Kelurahan Sukajaya)

Lurah Sukajaya, Masremi mengatakan program Kotaku di Sukajaya sudah berjalan sejak tahun 2020.

“Program Kotaku itu bantuan dari pemerintah pusat dan sudah berjalan dari tahun 2020 hingga sekarang. Bentuk kegiatannya itu peningkatan infrastruktur di Sukajaya seperti pembangunan jalan dengan paving block atau dihotmix. Ada juga dengan mengatasi pengelolaan sampah,” ujarnya pada BantenNews.co.id, Kamis (10/6/2021).

Di samping peningkatan infrastruktur, warga Kelurahan Sukajaya juga rutin melakukan kegiatan kerja bakti. Kegiatan kerja bakti itu tidak hanya dilakukan oleh para pemuda di lingkungan Kelurahan Sukajaya saja.

“Mau pandemi pun kesadaran warga di sini untuk menjaga lingkungan itu tetap sangat tinggi ya. Kegiatan semacam kerja bakti setiap Sabtu atau Minggu masih sangat kental di sini meski pandemi. Tidak cuma pemudanya saja tapi Dharma Wanita di sini juga ikut bergabung,” kata pria yang sudah 5 bulan menjabat sebagai Kepala Kelurahan Sukajaya.

Meski aktif melakukan kegiatan kerja bakti di tengah pandemi Covid-19, para warga Kelurahan Sukajaya tidak lupa untuk tetap menggunakan protokol kesehatan 5M.

“Kami dari pihak kelurahan selalu mengimbau warga untuk taat prokes ya seperti pakai masker, jaga jarak, jangan lupa selalu cuci tangan, jaga kebersihan, jangan berkerumun. Alhamdulillah di sini warganya mengerti gitu,” ungkapnya.

(ADV)