Beranda Peristiwa Warga Keluhkan Jalan Rusak, Percakapan Oknum Anggota Dewan Pandeglang Ini Viral

Warga Keluhkan Jalan Rusak, Percakapan Oknum Anggota Dewan Pandeglang Ini Viral

1347
0
Ilustrasi - foto istimewa liputan6.com

PANDEGLANG – Viral di Media Sosial (Medsos) seorang warga Kecamatan Bojong yang mengeluhkan kondisi jalan di Desa Mekarsari, Kecamatan Bojong pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang malah ditanggapi sikap acuh.

Sebuah tangkapan layar yang di-posting oleh pemilik akun Rizki Irwansyah memperlihatkan seorang warga Bojong awalnya mengeluhkan kondisi jalan yang sudah berpuluh-puluh tahun tidak dibangun, warga tersebut lantas mengadukannya pada anggota DPRD dan meminta anggota dewan itu untuk memperjuangkan pembangunan jalan di desa tersebut.

Sempat terjadi perdebatan antara warga dan anggota dewan itu, warga tersebut mempertanyakan posisi anggota dewan yang sudah terpilih dari zona III yang di dalamnya termasuk Kecamatan Bojong. Warga itu juga mempertanyakan jika dirinya tidak memilih dewan yang sedang dia ajak komunikasi tidak termasuk pada warga yang diwakili suaranya oleh dewan di atas.

Namun dengan tegas dewan itu menjawab bahwa dirinya hanya mewakili warga yang memilihnya pada saat pencalonan, bagi warga yang tidak memilihnya pada saat pencalonan bukan termasuk warga yang ia wakili suaranya di DPRD.

Belakangan diketahui bahwa dewan yang ada dalam percakapan itu merupakan politisi dari Partai Demokrat yakni Iing Andri Supriadi. Saat dikonfirmasi Bantennews.co.id perihal tangkap layar itu, Iing membenarkan bahwa percakapan itu memang dirinya dengan salah satu warga Bojong yang bernama Muklas.

Iing mengaku heran kenapa percakapan antara dirinya dengan warga tadi bisa jadi viral, malah dia mempertanyakan pernyataan mana yang dianggap kontoversi oleh warga dan pengguna Medsos.

“Warga Kecamatan Bojong Dapil saya, makanya saya spesifik berbicara Dapil. Awalnya dia (warga) nge-whatsapp ngusulin pembangunan jalan Mekarsari termasuk foto-fotonya juga dikirim dan saya jawab khawatir kecelakaan karena jalan dan jembatan sudah tidak layak,” kata Iing saat dihubungi wartawan, Senin (18/5/2020).

Iing menceritakan, awalnya percakapan itu hanya dialog biasa seputar kondisi jalan dan disarankan agar masyarakat tetap kompak

“Dia WA, kata dia ketika dia tidak memilih bapak maka bukan wakil saya, ya saya jawab bukan karena yang saya wakili orang yang ikut memperjuangkan saya. Kenapa saya berbicara seperti itu karena masyarakat yang harus saya perjuangkan adalah masyarakat Dapil III yang sudah memberikan kepercayaan pada saya bukan perseorangan,” jelasnya.

“Tidak mungkin saya memperjuangkan perseorangan. Kan pertanyaannya saya (kata warga tadi) berati ketika kata saya bukan mewakili masyarakat, karena yang saya (menyebut dirinya) memilih saya adalah masyarakat termasuk masyarakat Desa Mekarsari,” sambungnya.

Iing menegaskan, selama ini seluruh anggota dewan akan berjuang di masing-masing Dapil mereka untuk berbagai hal termasuk infrastruktur jalan.

“Itu kan berbicara mikro, tapi kalau berbicara makro untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Pandeglang kami juga berbicara lantang masalah PAD, transparansi anggaran. Jangan salah menafsirkan perkataan saya karena itu percakapan pribadi yang notabene obrolan santai tidak mesti dipublikasi” ujarnya. (Med/Red)