Beranda Peristiwa Warga Cisata Temukan Bayi di Kebun Sawit, Sudah Dilalati dan Ada Belatung

Warga Cisata Temukan Bayi di Kebun Sawit, Sudah Dilalati dan Ada Belatung

Petugas kepolisian sedang melakukan olah TKP di tempat penemuan bayi perempuan

PANDEGLANG – Warga Kampung Pasir Waringin, Desa Rawasari, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang digegerkan penemuan bayi perempuan di Kebun Sawit Blok 112 Cadas Ngampar sekitar pukul 06.00 WIB.

Bayi perempuan dengan panjang badan 46 centimeter, berat 3 kilogram dan lingkar kepala 34 centimeter itu ditemukan pertama kali oleh warga yang hendak memanen sawit di perkebunan itu.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Mochamad Nandar menuturkan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Raman, kuli di perkebunan tersebut.





“Saksi mendengar suara tangisan bayi di TKP, akan tetapi tidak langsung dihampiri karena merasa ragu dan takut, maka dari itu saksi menunggu temannya datang. Setelah saksi lain datang, keduanya menghampiri suara tangisan bayi tersebut dan memang benar seorang bayi perempuan yang masih ada tali pusar dan tanpa ada sehelai kain dalam kondisi dikerumuni lalat dan belatung,” tutur Nandar, Jumat (27/11/2020).

Setelah itu, salah satu saksi berinsiatif memanggil ibu-ibu yang sedang mencuci baju tidak jauh dari lokasi untuk membantu mengambil bayi tersebut dan membawanya menuju perkampungan tepatnya ke rumah kepala desa yang tidak jauh dari tempat pembuangan bayi.

“Perkiraan bayi itu lahir 1 atau 2 hari sebelum dibuang, sedangkan untuk belatung yang menempel pada tubuh bayi karena darah yang belum dibersihkan dan dihinggapi lalat. Sampai saat ini belum ada benda atau tanda yang mengarah ke pelaku baik dari keterangan saksi maupun alat bukti di TKP,” jelasnya.

Saat ini bayi tersebut sedang dilakukan pemeriksaan dan perawatan di Puskesmas Cisata.

“Sudah diberikan perawatan oleh petugas medis,” tutupnya. (Med/Red)