Beranda Peristiwa Warga Bandulu Keluhkan Pembakaran Sampah di Dekat Permukiman

Warga Bandulu Keluhkan Pembakaran Sampah di Dekat Permukiman

Sampah menumpuk di pinggir jalan desa di Kampung Cirunten, Desa Bandulu, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang. (Istimewa)

KAB. SERANG — Tumpukan sampah di Kampung Cirunten, Desa Bandulu, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, kembali memicu kekhawatiran warga. Bara api yang masih menyala di dalam tumpukan sampah terus mengeluarkan asap dan menyelimuti lingkungan sekitar.

Berdasarkan informasi warga, asap mengepul dari sejumlah titik di tumpukan sampah yang berada dekat Kantor Desa Bandulu. Pada malam hingga pagi hari, kepulan asap bahkan semakin pekat hingga menyerupai kabut di sekitar permukiman.

Yudi Damanhuri, warga sekitar, menilai persoalan tersebut tidak boleh terus dibiarkan. Ia meminta pemerintah segera mengerahkan seluruh pihak terkait untuk menangani sumber asap dan membenahi persoalan sampah di lokasi itu.

“Segera lakukan tindakan dengan berbagai lini sektor. Jangan menunggu korban,” tegas Yudi kepada BantenNews.co.id, Rabu (26/8/2026).

Yudi menuturkan, asap dari tumpukan sampah itu kini mengancam kenyamanan warga dan aktivitas di lingkungan sekitar. Hal itu lantaran, lokasi pembuangan sampah juga tidak jauh dari SMA Pesantren Unggul Al Bayan Anyer.

Pihak sekolah bahkan telah berkoordinasi dengan perangkat Desa Bandulu selama sekitar dua pekan untuk mencari jalan keluar. Damkar Kecamatan Anyar juga telah mencoba memadamkan bara dengan satu unit mobil tangki air.

Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan kemunculan asap. Tumpukan sampah yang tebal diduga menyimpan bara api di bagian dalam sehingga asap terus keluar dari sejumlah titik.

Kondisi itu memicu kekhawatiran masyarakat karena paparan asap berlangsung cukup lama. Warga menilai persoalan tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar lokasi.

Yudi mendesak, pemerintah tidak hanya fokus memadamkan bara, tetapi juga menyelesaikan akar persoalan pengelolaan sampah di Kampung Cirunten.

Baca Juga :  Pencarian Hari Kedua, Warga Kaduhejo yang Hilang di Gunung Pulosari Belum Ditemukan

Ia juga meminta pemerintah desa, kecamatan, perangkat daerah terkait, Damkar, dan masyarakat bergerak bersama agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Warga kini menunggu langkah konkret pemerintah untuk menghentikan kepulan asap yang terus muncul dari tumpukan sampah sebelum dampaknya semakin luas.

Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah