Beranda Hukum Wanita Asal Pontang Diduga Jadi Korban KDRT

Wanita Asal Pontang Diduga Jadi Korban KDRT

Wanita korban penganiyaan asal Pontang menjalani visum di RS Bhayangkara Serang. (Istimewa)

SERANG – Seorang perempuan bernama Sukmanah, warga Kampung Tembakang, Desa Pulo Kencana, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya berinisial AG.

Korban mengalami sejumlah luka sayatan di bagian leher dan tangan yang diduga akibat serangan menggunakan senjata tajam.

Kapolsek Pontang, AKP Mukhlas, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan Sukmanah mendatangi Mapolsek Pontang pada Kamis (6/8/2026) untuk melaporkan dugaan KDRT yang dialaminya.

“Korban datang ke Mapolsek pada pagi hari dan ingin melaporkan kejadian itu. Karena mengalami banyak luka, kami langsung mengarahkan korban menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara dengan pendampingan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang,” kata Mukhlas.

Mukhlas menjelaskan, Unit PPA Polres Serang menangani perkara tersebut karena Polsek Pontang tidak memiliki kewenangan penyidikan.

“Korban ingin menempuh jalur hukum. Karena itu kami mengarahkan korban menjalani visum sekaligus membuat laporan di Unit PPA Polres Serang,” ujarnya.

Polisi kini terus menggali kronologi kejadian. Namun, kondisi korban yang masih syok membuat penyidik belum memperoleh keterangan secara utuh.

“Untuk kronologi kami belum memperoleh keterangan lengkap. Korban masih menjalani penanganan karena mengalami banyak luka,” katanya.

Mukhlas menambahkan, anggota Polsek Pontang bersama Kepala Desa Pulo Kencana telah mendatangi rumah korban untuk memberikan pendampingan. Hingga Kamis siang, korban belum membuat laporan resmi ke Unit PPA Polres Serang karena masih memulihkan kondisi psikologisnya.

“Anggota kami sudah mendatangi rumah korban bersama kepala desa. Sampai siang ini korban belum membuat laporan ke Unit PPA Polres Serang karena masih syok dan menunggu perkembangan lebih lanjut,” pungkasnya.

Penulis : Rasyid
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd