Beranda Kesehatan Wamenkes: Ajang Olahraga Jadi Senjata Bangun Kolaborasi Kesehatan

Wamenkes: Ajang Olahraga Jadi Senjata Bangun Kolaborasi Kesehatan

Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus (tengah) memberikan keterangan. (Ahmad Rizki/bantennews)

TANGERANG — Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus menegaskan, sektor kesehatan membutuhkan kolaborasi kuat, bukan sekadar kerja sendiri-sendiri. Ia menyebut ajang olahraga bisa menjadi “pintu masuk” efektif untuk membangun jejaring lintas institusi.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka Padel Gubernur Cup yang digelar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Banten di Kota Tangerang, Sabtu (18/4/2026).

Menurut Benjamin, kegiatan seperti ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang strategis yang mempertemukan berbagai aktor kesehatan, mulai dari tenaga medis, organisasi profesi, hingga pengelola rumah sakit pemerintah dan swasta.

“Di sini bukan hanya soal menang atau kalah. Ini soal membangun komunikasi dan kolaborasi,” tegasnya.

Ia menilai, interaksi dalam suasana nonformal justru lebih efektif memecah sekat birokrasi yang selama ini kerap menghambat koordinasi. Komunikasi yang cair diyakini mampu mempercepat sinkronisasi program kesehatan di lapangan.

Benjamin juga menekankan, kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kalau tidak solid, pelayanan tidak akan maksimal. Kolaborasi kuat akan langsung berdampak pada kualitas layanan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah PERSI Banten yang menginisiasi ajang tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana jejaring bisa dibangun secara inklusif tanpa sekat formalitas.

Ke depan, ia mendorong kegiatan serupa terus digelar agar ekosistem kesehatan semakin solid dan responsif menghadapi tantangan layanan publik.

Penulis : Ahmad Rizki
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd