Beranda Pemerintahan Walikota Janji Objektif Pilih Sekda Cilegon Sesuai Rekomendasi Pansel

Walikota Janji Objektif Pilih Sekda Cilegon Sesuai Rekomendasi Pansel

Walikota Cilegon, Robinsar

CILEGON – Wali Kota Cilegon, Robinsar menegaskan proses pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon akan dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan hasil penilaian Panitia Seleksi (Pansel), rekam jejak, serta kinerja masing-masing kandidat.

Robinsar mengatakan, seluruh tahapan seleksi masih berjalan. Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan melihat hasil penilaian tim seleksi sebelum menentukan kandidat terbaik untuk menduduki jabatan Sekda.

“Sekarang masih berproses. Nanti kita lihat penilaiannya seperti apa, supaya Sekda yang terpilih merupakan yang terbaik,” kata Robinsar.

Menurutnya, Sekda memiliki peran penting dalam membantu wali kota dan wakil wali kota menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, kandidat yang terpilih harus mempunyai kemampuan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Sekda itu membantu kami selaku wali kota dan wakil wali kota. Yang pasti harus bisa mengomunikasikan dan mengoordinasikan kepada jajaran OPD,” ujarnya.

Selain kemampuan komunikasi dan koordinasi, Robinsar menilai calon Sekda harus memahami visi dan misi kepala daerah, target pembangunan, serta pola kerja Pemkot Cilegon.

Pemahaman tersebut dinilai penting agar kebijakan dan program pembangunan dapat dilaksanakan secara selaras oleh seluruh perangkat daerah.

“Harus memahami apa yang menjadi visi dan misi kami, target capaian kami, serta pola kerja kami. Itu poin yang paling penting,” katanya.

Robinsar mengibaratkan hubungan kerja antara kepala daerah dan Sekda harus berada dalam satu frekuensi. Apabila tidak sejalan, dikhawatirkan akan terjadi kesalahan komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan.

“Kalau tidak satu frekuensi, nanti menyuruh A, yang dikerjakan B. Akhirnya tidak nyambung. Makanya harus yang satu frekuensi dan satu pemikiran,” tuturnya.

Robinsar juga memastikan rekam jejak dan performa kandidat akan menjadi bagian penting dalam proses penilaian. Pemerintah daerah akan melihat hasil kerja, capaian, serta program yang pernah dibangun oleh masing-masing calon selama menduduki jabatan sebelumnya.

Baca Juga :  Kawasan Tugu Baja Cilegon Rp2,4 Miliar Berdiri di Aset BPJN, Pemkot Klaim Sudah Koordinasi

“Rekam jejak dan performa kinerjanya selama ini harus dilihat. Apa yang sudah mereka bangun dan apa saja capaian mereka. Itu diperlukan sebagai dasar penilaian,” jelasnya.

Terkait lima kandidat yang mengikuti proses seleksi, Robinsar menyebut seluruhnya memiliki potensi untuk menduduki jabatan Sekda Kota Cilegon.

Namun, keputusan akhir tetap akan mempertimbangkan hasil penilaian tim dan berbagai masukan yang diterima.

“Semuanya punya potensi. Nanti tinggal dilihat siapa yang terbaik. Semuanya baik, tetapi kita mencari yang terbaik,” ucapnya.

Robinsar mengakui memiliki penilaian pribadi terhadap para kandidat. Meski demikian, ia memastikan keputusan tidak hanya didasarkan pada penilaian subjektif, tetapi juga hasil seleksi dan masukan dari tim.

“Kita objektif saja. Kita lihat hasil penilaiannya seperti apa. Walaupun secara subjektif saya juga mempunyai penilaian, tetapi kita juga melihat masukan dari tim,” tandasnya.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin