Beranda Pemerintahan Walikota Akan Sediakan Bumi Perkemahan untuk Kwarcab Kota Serang

Walikota Akan Sediakan Bumi Perkemahan untuk Kwarcab Kota Serang

107
0
Peletakan batu pertama musala Al Kasyifa di Gedung Candika Kantor Pengurus Pramuka Kwarcab Kota Serang di Jalan Lingkar Selatan, Cikulur, Kota Serang, Rabu (12/2/2020).

SERANG – Untuk menunjang kegiatan Pramuka Kwarcab Kota Serang, Pemkot Serang akan menyediakan bumi perkemahan di Kota Serang. Sebab sejak 12 tahun berdiri, Kota Serang belum memiliki bumi perkemahan.

Hal itu disampaikan Walikota Serang, Syafrudin usai melakukan peletakan batu pertama musala Al Kasyifa di Gedung Candika Kantor Pengurus Pramuka Kwarcab Kota Serang di Jalan Lingkar Selatan, Cikulur, Kota Serang, Rabu (12/2/2020).

“Bumi perkemahan sedang dibicarakan karena banyak tanah yang bisa digunakan. Di Kecamatan Walantaka, Cipocok Jaya dam Taktakan. Tinggal pengurus Kwarcab ini dapat memilih di mana,” ujarnya.

Mengenai luasnya, Syafrudin menuturkan masih belum tahu. Sebab dirinya menunggu pengajuan dari pengurus Kwarcab sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Untuk luas bumi perkemahan nanti kami masih menunggu pengajuan dari pengurus Kwarcab karena mereka yang lebih tahu kebutuhan untuk kegiatan mereka itu dengan luas berapa,” ujarnya.

Ketua Kwarcab Kota Serang, Ahmad Saifullah mengatakan, keberadaan bumi perkemahan sangat penting bagi gerakan Pramuka karena segala kegiatan Pramuka dilakukan di bumi perkemahan.

“Bumi perkemahan itu sangat dibutuhkan untuk kegiatan-kegiatan, baik kegiatan khusus maupun kegiatan perkemahan lainnya. Ini bisa menjadi sarana pendidikan bagi Pramuka yang baik dan menyenangkan,” ujarnya.

Dikatakan Ahmad, rencananya lokasi bumi perkemahan berada di Kecamatan Walantaka karena wilayah dan posisinya strategis dan representatif.

“Luas wilayah kalau tidak salah itu seluas 4 hektare. Kalau dari segi lokasinya itu sangat strategis, sudah sangat cocok untuk digunakan sebagai tempat perkemahan Pramuka,” ujarnya.

Selama ini menurut Saifullah, Kwarcab Kota Serang dalam melaksanakan kegiatan selalu berpindah-pindah tempat karena ketiadaan bumi perkemahan ini. Oleh karena itu, besar harapannya bumi perkemahan milik Kota Serang dapat benar-benar terwujud.

“Selama ini ya kami gunakan tempat-tempat seperti di Tembong, terus di kantor-kantor kecamatan. Jadi tergantung juga. Saya yakin di kepemimpinan pak Syafrudin ini dapat terwujud,” ucapnya.

(Dhe/Red)