SERANG – Komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif dan merata terus ditunjukkan Wali Kota Serang, Budi Rustandi, melalui pengawalan langsung Program Sekolah Rakyat (SR) di Kota Serang.
Bersinergi dengan Kementerian Sosial, Pemerintah Kota Serang menyalurkan bantuan kepada 48 orang tua siswa Sekolah Rakyat dengan total nilai Rp144.000.000, Rabu (25/2/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Pusat atas arahan langsung Prabowo Subianto, yang bertujuan memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.
“Hari ini dilaksanakan pemberian bantuan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Pemerintah Kota Serang. Bantuan ini untuk mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu agar bisa bersekolah dengan layak melalui program Sekolah Rakyat,” ujar Budi Rustandi.
Selain mendukung kebutuhan pendidikan anak, bantuan yang disalurkan juga menyentuh kebutuhan dasar keluarga. Fasilitas yang diberikan antara lain kompor, ranjang, serta perlengkapan pendukung lainnya, agar orang tua dapat menciptakan lingkungan rumah yang lebih layak bagi tumbuh kembang anak.
“Bantuan ini bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk orang tua. Tujuannya agar keluarga memiliki fasilitas memadai sehingga anak-anak bisa fokus menempuh pendidikan,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Budi Rustandi mengungkapkan pihaknya tengah berupaya menyiapkan lahan agar Program Sekolah Rakyat dapat hadir secara permanen di Kota Serang. Saat ini, Pemkot Serang masih melakukan pendataan serta penjajakan lahan yang memenuhi syarat luas dan legalitas.
“Kami sedang mendata lahan yang memungkinkan, termasuk opsi tanah negara yang sedang didiskusikan dan diusulkan ke Kementerian Sosial. Mudah-mudahan bisa segera disetujui,” ujarnya.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Serang tidak sekadar menjalankan program, tetapi juga memastikan keberlanjutan serta kesiapan infrastruktur pendukungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Budi Rustandi menyoroti pentingnya pembaruan data penerima bantuan agar program benar-benar tepat sasaran. Ia mengungkapkan, selama ini data yang dikirim ke pusat kerap tidak mengalami perubahan sehingga penerima bantuan cenderung sama.
“Artinya ada persoalan dalam data. Karena itu saya minta dilakukan pembaruan secara menyeluruh, bahkan berkoordinasi langsung dengan Pusdatin agar datanya benar-benar diperbaiki,” katanya.
Ia juga meminta jajaran terkait untuk mengomunikasikan kembali hal tersebut agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh keluarga yang paling membutuhkan.
Budi Rustandi menegaskan, Pemerintah Kota Serang berkomitmen mengawal penuh kebijakan Pemerintah Pusat agar berjalan optimal di daerah. Semangat tersebut sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan tidak ada satu pun anak Indonesia yang kehilangan hak atas pendidikan.
“Intinya, tidak boleh ada anak yang tidak sekolah. Semua harus mendapatkan akses pendidikan yang layak,” tegasnya.
Melalui kolaborasi antara Sentra Galih Pakuan dan Dinas Sosial Kota Serang, Pemerintah Kota Serang terus memperkuat langkah nyata menghadirkan pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh warganya.
(***)
